Kerangka standar
FA Saturn mengikuti Standar Audit (SA) dalam Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP) yang ditetapkan IAPI. SA disusun berbasis International Standards on Auditing (ISA), jadi nomor SA sama dengan nomor ISA padanannya, misalnya SA 315 setara ISA 315 dan SA 330 setara ISA 330.
Teks resmi SA dapat dibaca gratis di situs IAPI. Halaman ini tidak menyalin teks standar; isinya ringkasan cara menerapkan standar dalam kertas kerja, dengan rujukan nomor SA supaya staf bisa membuka standar aslinya.
Standar akuntansi yang diuji mengikuti penomoran PSAK terbaru dalam SAK Online IAI (misalnya PSAK 115 pendapatan, PSAK 109 instrumen keuangan, PSAK 202 persediaan, PSAK 216 aset tetap, PSAK 116 sewa, PSAK 219 imbalan kerja) dan ISAK 335 untuk entitas nonlaba.
Alur fase dan titik kunci
Planning (indeks B): penerimaan perikatan, independensi, surat perikatan, pemahaman entitas, walkthrough, materialitas, CRA, strategi. Planning ditutup dengan ASM (Audit Plan Summary Memorandum). Execution baru terbuka setelah Partner menyetujui ASM.
Execution (indeks C sampai V dan X): pembaruan materialitas di awal execution, pengujian ITGC dan pengendalian (entitas Complex), program prosedur per akun, estimasi, jurnal, pihak berelasi. Execution ditutup dengan SRM (Summary Review Memorandum).
Completion (indeks A dan Z): rekap asersi dan neraca saldo audit, AJE dan salah saji tidak dikoreksi, peristiwa kemudian, kelangsungan usaha, representasi, komunikasi tata kelola, kesimpulan dan opini, draf LAI.
Kompleksitas entitas dinilai di B-1 dengan enam indikator. Dua indikator atau lebih berarti Complex: ada ITGC (B-5A, B-5E), walkthrough (B-6), uji pengendalian (B-6E), estimasi (X-1), pakar (B-9A), dan pihak berelasi rinci (X-3). Kurang dari dua berarti Non-Complex Entity (NCE): pemahaman pengendalian sederhana (B-6N) dan pendekatan substantif penuh.
Materialitas: OM, PM, dan CT
Overall materiality (OM) = benchmark × persentase. Benchmark lazim: pendapatan 0,5% sampai 2%, laba sebelum pajak 5% sampai 10%, total aset 0,5% sampai 2% (cocok untuk bank dan BPR), ekuitas atau aset neto 1% sampai 5% (cocok untuk yayasan). Alasan pemilihan wajib ditulis.
Performance materiality (PM) = 50% sampai 75% dari OM, lebih rendah bila ada riwayat salah saji atau risiko tinggi. PM dipakai untuk menentukan akun signifikan (saldo ≥ PM) dan besaran sampel.
Clearly trivial (CT) = 3% sampai 5% dari OM. Salah saji di bawah CT tidak perlu diakumulasi.
Di awal execution materialitas dihitung ulang dari neraca saldo final (B-7E). Bila OM final lebih rendah, sifat, saat, dan luas prosedur ditinjau ulang (SA 320).
Combined Risk Assessment (CRA)
Risiko inheren (IR) dinilai per akun per asersi: rendah, sedang, tinggi, atau risiko signifikan (SR). Risiko signifikan selalu ada untuk pengabaian pengendalian oleh manajemen dan biasanya untuk pengakuan pendapatan (SA 240).
Risiko gabungan (CR) = IR dikombinasikan dengan keputusan mengandalkan pengendalian. Pengandalan hanya boleh bila entitas Complex dan uji pengendalian siklusnya efektif. Satu penyimpangan dari 25 sampel membuat kontrol tidak diandalkan dan CRA direvisi.
CR menentukan respons: Minimal cukup analitis substantif, Rendah sampai Tinggi butuh uji rinci dengan sampel makin besar. Risiko signifikan butuh prosedur yang dirancang khusus, tidak cukup analitis saja (SA 330).
Asersi dan Prosedur Substantif Primer (PSP)
Asersi akun neraca: E keberadaan, V penilaian, C kelengkapan, R hak dan kewajiban, P penyajian dan pengungkapan. Asersi akun laba rugi: O keterjadian, M pengukuran, C kelengkapan, P penyajian dan pengungkapan.
Setiap akun memakai indeks baku: C Kas, D Efek, E Piutang, F Persediaan, G Beban dibayar dimuka, H Investasi pada afiliasi, I Pihak berelasi, J Aset keuangan jangka panjang, K Aset tetap, L Aset takberwujud, M Pinjaman, N Utang usaha, O Pajak, P Akrual dan kewajiban lain, Q Utang jangka panjang dan sewa, S Derivatif, komitmen, kontinjensi, T Ekuitas, UA sampai UC pendapatan, VA sampai VE beban.
PSP dilakukan untuk semua akun signifikan di semua penugasan, terlepas dari hasil CRA. CRA menentukan saat dan luasnya, serta prosedur tambahan yang perlu. Satu prosedur dapat menjawab beberapa asersi, dan satu asersi dapat dijawab beberapa prosedur.
Asersi dinyatakan terpenuhi (T) hanya bila semua prosedur relevan selesai tanpa pengecualian. T-K berarti terpenuhi setelah koreksi (AJE). TT berarti ada pengecualian yang belum diselesaikan. BD berarti masih ada prosedur relevan yang belum selesai.
Bukti, sampling, dan dokumentasi
Bukti dari pihak ketiga (konfirmasi) lebih andal daripada bukti internal; bukti yang diperoleh auditor langsung (observasi, rekalkulasi) lebih andal daripada bukti tidak langsung (SA 500, SA 505).
Sampel ilustratif di FA Saturn: saldo dibagi PM final dikali faktor keyakinan (1; 1,6; 2,3 untuk risiko rendah, sedang, tinggi), dibatasi 15, 30, dan 60, sebelum stratifikasi dan pemilihan item kunci. Pertimbangan profesional tetap berlaku (SA 530).
Setiap KK harus bisa dipahami auditor berpengalaman yang tidak ikut perikatan: sifat, saat, luas prosedur, hasil, kesimpulan, siapa mengerjakan dan siapa me-review (SA 230). Pakai tickmark baku di sheet Keterangan.
Upload ulang KK membatalkan sign-off. Arsip final disusun paling lambat 60 hari setelah tanggal laporan auditor.
Evaluasi salah saji dan opini
Semua salah saji di atas CT dicatat di A-2: AJE yang disetujui manajemen mengalir ke saldo audit; yang tidak dikoreksi dievaluasi terhadap OM secara individual dan agregat (SA 450).
Opini: Wajar Tanpa Modifikasian bila bukti cukup dan salah saji tidak dikoreksi tidak material. Wajar Dengan Pengecualian bila material tetapi tidak pervasif, atau ada pembatasan ruang lingkup yang tidak pervasif. Tidak Wajar bila material dan pervasif. Tidak Menyatakan Pendapat bila pembatasan ruang lingkup pervasif (SA 700, SA 705).
Paragraf penekanan suatu hal atau hal lain ditambahkan bila perlu, termasuk ketidakpastian material terkait kelangsungan usaha (SA 570, SA 706).
Prosedur substantif primer per akun
Asersi akun neraca: E keberadaan, V penilaian, C kelengkapan, R hak dan kewajiban, P penyajian dan pengungkapan. Asersi akun laba rugi: O keterjadian, M pengukuran, C kelengkapan, P penyajian dan pengungkapan. Tanda X menunjukkan asersi yang dijawab prosedur.
CKas dan Setara Kas| Ref | Prosedur dan langkah kerja | E | V | C | R | P |
|---|
| C.1 | Konfirmasi BankKirim konfirmasi ke seluruh bank (termasuk rekening saldo nol dan yang ditutup selama tahun berjalan). Cocokkan saldo, fasilitas, jaminan, dan pembatasan dengan buku. | X | X | X | X | X |
| C.2 | Rekonsiliasi BankUji rekonsiliasi bank per tanggal neraca: cocokkan saldo rekening koran dan buku, telusuri setoran dalam perjalanan dan cek beredar ke rekening koran bulan berikutnya. | X | X | X | | |
| C.3 | Pisah BatasUji transfer antarbank dan penerimaan/pengeluaran kas lima hari kerja sebelum dan sesudah tanggal neraca; pastikan dicatat pada periode yang tepat. | X | | X | | |
| C.4 | ValuasiUji penjabaran saldo valuta asing dengan kurs tengah BI per tanggal neraca; rekalkulasi selisih kurs. | | X | | | |
DEfek (Marketable Securities)| Ref | Prosedur dan langkah kerja | E | V | C | R | P |
|---|
| D.1 | Verifikasi KepemilikanInspeksi bukti kepemilikan (laporan kustodian/sekuritas, sertifikat) dan cocokkan dengan rincian efek. | X | | | X | |
| D.2 | Konfirmasi Reviu RinciKonfirmasi saldo dan mutasi efek ke kustodian/perusahaan efek; reviu rincian transaksi beli/jual selama periode. | X | | X | X | X |
| D.3 | Penilaian Harga PasarUji nilai wajar dengan harga kuotasian per tanggal neraca dari sumber independen. | | X | | | X |
| D.4 | Valuasi Berdasarkan SAKUji klasifikasi dan pengukuran sesuai PSAK 109 (biaya diamortisasi, FVOCI, FVTPL) serta pengungkapannya. | | X | | | X |
EPiutang Usaha| Ref | Prosedur dan langkah kerja | E | V | C | R | P |
|---|
| E.1 | Kesesuaian Buku Besar & DetilFooting rincian piutang per pelanggan dan cocokkan totalnya dengan buku besar dan neraca saldo. | X | | X | | |
| E.2 | Penerimaan Kas BerikutnyaTelusuri penerimaan kas setelah tanggal neraca atas sampel saldo piutang ke rekening koran dan bukti penerimaan. | X | X | | X | X |
| E.3 | Prosedur Roll-ForwardSusun roll-forward saldo awal + penjualan kredit - penerimaan - retur/potongan = saldo akhir; cocokkan setiap komponen dengan sumbernya. | X | X | X | | |
| E.4 | Pisah Batas Piutang UsahaUji faktur dan dokumen pengiriman lima hari kerja sebelum dan sesudah tanggal neraca; pastikan piutang dicatat pada periode yang tepat. | X | | X | | |
| E.5 | Cadangan Penurunan NilaiUji umur piutang dan rekalkulasi cadangan kerugian kredit ekspektasian (PSAK 109); evaluasi asumsi manajemen. | | X | | | X |
| E.6 | Penyesuaian LainReviu nota kredit, retur, dan potongan setelah tanggal neraca yang berkaitan dengan penjualan periode berjalan. | | X | | | X |
| E.7 | Piutang Mata Uang AsingRekalkulasi penjabaran piutang valuta asing dengan kurs per tanggal neraca. | | X | | | X |
| E.8 | Credit & Unusual BalanceIdentifikasi saldo kredit, saldo pihak berelasi, dan saldo tidak biasa; reklasifikasi bila perlu. | X | | X | | |
FPersediaan| Ref | Prosedur dan langkah kerja | E | V | C | R | P |
|---|
| F.1 | Stock OpnameHadiri dan observasi perhitungan fisik persediaan; lakukan test count dua arah (fisik ke kartu dan kartu ke fisik); catat barang rusak, usang, dan milik pihak lain. | X | X | X | X | |
| F.2 | Konfirmasi Persediaan yang Dipegang oleh Pihak LainKonfirmasi persediaan yang berada di gudang pihak ketiga, konsinyasi, atau dalam perjalanan. | X | | X | X | |
| F.3 | Rekonsiliasi Kompilasi Persediaan dengan Buku BesarCocokkan hasil kompilasi stock opname yang telah dinilai dengan buku besar; selidiki selisih. | | X | X | | |
| F.4 | Prosedur Roll-forwardBila opname tidak pada tanggal neraca, roll-forward dari tanggal opname ke tanggal neraca: + pembelian/produksi - pemakaian/penjualan. | | X | X | | |
| F.5 | Cutoff PersediaanUji dokumen penerimaan dan pengiriman barang terakhir sebelum dan pertama sesudah tanggal neraca. | X | | X | | |
| F.6 | Penilaian sesuai dengan Kebijakan AkuntansiUji harga pokok (FIFO/rata-rata), alokasi biaya konversi dan overhead tetap (PSAK 202); rekalkulasi sampel. | | X | | | X |
| F.7 | Pengujian Nilai Realisasi BersihBandingkan biaya dengan harga jual setelah tanggal neraca dikurangi biaya penjualan; identifikasi barang lambat dan usang. | | X | | | |
GBeban Dibayar Dimuka| Ref | Prosedur dan langkah kerja | E | V | C | R | P |
|---|
| G.1 | Verifikasi Eksistensi dan ValuasiInspeksi kontrak/polis/tagihan atas sampel saldo dan rekalkulasi bagian yang belum dibebankan per tanggal neraca. | X | X | X | X | X |
HInvestasi pada Afiliasi| Ref | Prosedur dan langkah kerja | E | V | C | R | P |
|---|
| H.1 | Verifikasi Eksistensi dan KepemilikanInspeksi akta, daftar pemegang saham, dan bukti setoran; konfirmasi kepemilikan bila perlu. | X | | X | X | X |
| H.2 | Tinjauan Notulen RapatBaca notulen RUPS, direksi, dan komisaris entitas dan investee untuk perubahan kepemilikan, dividen, dan komitmen. | X | X | X | X | X |
| H.3 | Penilaian sesuai dengan Kebijakan AkuntansiRekalkulasi metode ekuitas (bagian laba, dividen) berdasarkan LK investee. | | X | | | X |
| H.4 | Pengujian Penurunan NilaiEvaluasi indikasi penurunan nilai investasi dan uji jumlah terpulihkan. | | X | | | X |
ISaldo dan Transaksi dengan Pihak Berelasi| Ref | Prosedur dan langkah kerja | E | V | C | R | P |
|---|
| I.1 | Verifikasi Saldo Akun AntarperusahaanKonfirmasi dan rekonsiliasi saldo antarperusahaan; selidiki selisih. | X | X | X | X | X |
| I.2 | Penilaian Akun AntarperusahaanEvaluasi kemampuan bayar pihak berelasi dan kewajaran nilai tercatat. | | X | | | |
| I.3 | Cutoff Akun AntarperusahaanUji transaksi antarperusahaan sekitar tanggal neraca dicatat di periode yang sama oleh kedua pihak. | X | | X | | |
| I.4 | Penyisihan Piutang Antarperusahaan yang DiragukanEvaluasi kecukupan penyisihan atas piutang pihak berelasi yang diragukan. | | X | | | |
JPiutang Jangka Panjang, Deposito Non-Kini, dan Aset Keuangan Jangka Panjang Lainnya| Ref | Prosedur dan langkah kerja | E | V | C | R | P |
|---|
| J.1 | Verifikasi Keberadaan dan KepemilikanKonfirmasi atau inspeksi dokumen pendukung saldo (perjanjian, bilyet, sertifikat). | X | X | X | X | X |
| J.2 | Penilaian Aset Keuangan Jangka PanjangUji pengukuran (biaya diamortisasi/nilai wajar) dan indikasi penurunan nilai. | | X | | | |
KAset Tetap| Ref | Prosedur dan langkah kerja | E | V | C | R | P |
|---|
| K.1 | Kesesuaian Buku Pembantu dengan Buku BesarCocokkan register aset tetap (harga perolehan dan akumulasi penyusutan) dengan buku besar. | X | X | X | | |
| K.2 | Penambahan dan PenghapusanVouching sampel penambahan ke faktur, BAST, dan persetujuan capex; uji penghapusan/penjualan dan laba-ruginya; inspeksi fisik sampel. | X | X | X | X | X |
| K.3 | Sewa, Perbaikan, dan PemeliharaanAnalisis beban perbaikan dan pemeliharaan untuk pengeluaran yang seharusnya dikapitalisasi; identifikasi sewa (PSAK 116). | X | | X | | X |
| K.4 | Penyusutan, Deplesi, dan AmortisasiRekalkulasi penyusutan berdasarkan umur manfaat, metode, dan nilai sisa yang ditetapkan. | | X | | | |
| K.5 | Penurunan Nilai Properti, Pabrik, dan PeralatanEvaluasi indikasi penurunan nilai (PSAK 236) dan uji jumlah terpulihkan bila ada indikasi. | | X | | | |
LAset Takberwujud| Ref | Prosedur dan langkah kerja | E | V | C | R | P |
|---|
| L.1 | Bukti Keberadaan Aset TakberwujudInspeksi kontrak, lisensi, atau dokumen pengembangan; uji kriteria pengakuan. | X | X | X | | |
| L.2 | Pengujian Penurunan Nilai Aset TakberwujudUji amortisasi dan penurunan nilai; untuk umur tak terbatas, uji tahunan jumlah terpulihkan. | X | X | X | X | X |
MPinjaman| Ref | Prosedur dan langkah kerja | E | V | C | R | P |
|---|
| M.1 | Verifikasi Pinjaman dan Kewajiban TerkaitKonfirmasi saldo pinjaman, bunga terutang, jaminan, dan fasilitas ke kreditur. | X | X | X | X | X |
| M.2 | Inspeksi KontrakBaca perjanjian kredit: jumlah, jangka waktu, bunga, jaminan, dan klasifikasi jangka pendek/panjang. | X | X | X | X | X |
| M.3 | Kepatuhan terhadap Ketentuan KontrakUji kepatuhan financial covenant per tanggal neraca; evaluasi dampak pelanggaran terhadap klasifikasi dan pengungkapan. | | X | | X | X |
NUtang Usaha| Ref | Prosedur dan langkah kerja | E | V | C | R | P |
|---|
| N.1 | Kesesuaian Buku Pembantu dengan Buku BesarFooting rincian utang per pemasok dan cocokkan dengan buku besar. | X | | X | | |
| N.2 | Tinjauan Item yang Tidak BiasaReviu saldo debit, saldo pihak berelasi, dan saldo tidak bergerak; selidiki penyebabnya. | X | X | X | X | X |
| N.3 | Cutoff Utang UsahaUji penerimaan barang/jasa sekitar tanggal neraca dan pencatatan utangnya. | X | | X | X | |
| N.4 | Pencarian Kewajiban yang Belum TercatatTelusuri pembayaran dan tagihan setelah tanggal neraca untuk liabilitas yang seharusnya dicatat per tanggal neraca. | | X | X | | |
| N.5 | Analisis Saldo PemasokRekonsiliasi saldo dengan laporan pemasok (statement) atau konfirmasi pemasok utama, termasuk saldo nol. | | | X | | |
| N.6 | Penilaian Utang Usaha dalam Mata Uang AsingRekalkulasi penjabaran utang valuta asing dengan kurs per tanggal neraca. | | X | | | |
OPajak Penghasilan dan Pajak Tangguhan| Ref | Prosedur dan langkah kerja | E | V | C | R | P |
|---|
| O.1 | Rekonsiliasi Pendapatan Akuntansi dengan Pendapatan PajakUji rekonsiliasi fiskal: laba akuntansi ke penghasilan kena pajak, beda tetap dan beda temporer. | X | | X | | X |
| O.2 | Provisi untuk Pajak PenghasilanRekalkulasi pajak kini dan utang pajak; cocokkan dengan SPT dan pembayaran. | | X | | | X |
| O.3 | Penurunan Nilai Aset Pajak TangguhanEvaluasi keterpulihan aset pajak tangguhan berdasarkan proyeksi laba fiskal. | | X | | X | |
| O.4 | Pergerakan Saldo Akun Pajak PenghasilanSusun mutasi saldo utang/piutang pajak: saldo awal + beban - pembayaran = saldo akhir. | | X | X | | |
| O.5 | Provisi untuk Posisi Pajak TertentuReviu SKP, keberatan, banding, dan posisi pajak tidak pasti; evaluasi provisi dan pengungkapannya. | | X | | X | X |
| O.6 | Dasar Pencatatan Transaksi dengan Pihak TerkaitEvaluasi dokumentasi transfer pricing dan perlakuan pajak transaksi pihak berelasi. | | X | | X | X |
PBeban Akrual, Kewajiban Lainnya, dan Pendapatan Ditangguhkan| Ref | Prosedur dan langkah kerja | E | V | C | R | P |
|---|
| P.1 | Kecocokan dan Kelengkapan Dokumen Pendukung Beban AkrualVouching sampel akrual ke dokumen pendukung dan pembayaran setelah tanggal neraca. | X | | X | | |
| P.2 | Dana Jangka Panjang Terkait Pensiun dan Karyawan LainnyaReviu laporan aktuaria (PSAK 219): data peserta, asumsi, dan kompetensi aktuaris. | X | X | | | |
| P.3 | Kesesuaian Kewajiban LainnyaCocokkan rincian kewajiban lain dengan dokumen pendukung dan buku besar. | X | | | | |
| P.4 | Tinjauan Rinci Konfirmasi dari Pengacara PerusahaanKirim dan evaluasi konfirmasi konsultan hukum atas perkara, klaim, dan kontinjensi. | X | X | X | X | X |
| P.5 | Pencarian Penyisihan dan Akrual yang Tidak TercatatTelusuri pengeluaran setelah tanggal neraca dan kontrak untuk liabilitas/provisi yang belum dicatat. | | X | X | X | |
QUtang Jangka Panjang & Sewa| Ref | Prosedur dan langkah kerja | E | V | C | R | P |
|---|
| Q.1 | Biaya Bunga Utang Jangka Panjang dan Kepatuhan dengan PerjanjianRekalkulasi beban bunga dan bunga terutang; uji kepatuhan covenant. | X | X | X | X | X |
| Q.2 | Inspeksi Perjanjian BaruBaca perjanjian utang dan sewa baru selama periode; evaluasi pencatatan dan pengungkapan. | | | | X | X |
| Q.3 | Identifikasi dan Pemeriksaan AgunanIdentifikasi aset yang dijaminkan dan pastikan diungkapkan. | | | X | X | X |
| Q.4 | Verifikasi Keberadaan dan KewajibanKonfirmasi saldo utang jangka panjang dan liabilitas sewa ke kreditur/lessor. | X | X | X | X | X |
| Q.5 | Kontrak Angsuran dan Kontrak SewaUji aset hak guna dan liabilitas sewa (PSAK 116): rekalkulasi nilai kini dan jadwal angsuran. | X | | | | X |
SDerivatif, Hedging, Komitmen, dan Kontinjensi| Ref | Prosedur dan langkah kerja | E | V | C | R | P |
|---|
| S.1 | Verifikasi Keberadaan dan KepemilikanKonfirmasi kontrak derivatif dan lindung nilai dengan counterparty. | X | | X | X | X |
| S.2 | Tinjauan Rinci Notulen dan Bukti LainnyaBaca notulen dan kontrak penting untuk komitmen dan derivatif yang tidak tercatat. | | | X | X | |
| S.3 | Penyelidikan Kelengkapan DerivatifTanyakan manajemen dan reviu rekening koran/treasury untuk transaksi derivatif. | | | X | | |
| S.4 | Identifikasi Derivatif Tersembunyi atau Tak TerdugaReviu kontrak pembelian/penjualan dan pinjaman untuk derivatif melekat. | | | X | | |
| S.5 | Uji Nilai Wajar DerivatifUji nilai wajar derivatif dengan sumber independen atau model penilaian. | | X | | | |
| S.6 | Penyelidikan Kelengkapan Komitmen PentingIdentifikasi komitmen pembelian, capex, dan jaminan; evaluasi pengungkapannya. | | | X | X | X |
| S.7 | Identifikasi Kontinjensi PentingIdentifikasi litigasi, klaim, dan jaminan; evaluasi pengakuan provisi atau pengungkapan (PSAK 237). | X | X | X | X | X |
TEkuitas| Ref | Prosedur dan langkah kerja | E | V | C | R | P |
|---|
| T.1 | Skedul Rekonsiliasi EkuitasSusun mutasi ekuitas: modal, tambahan modal disetor, saldo laba, OCI; cocokkan dengan akta dan laba periode. | | | X | X | X |
| T.2 | Notulen dan Transaksi EkuitasBaca notulen RUPS dan akta perubahan; uji pencatatan transaksi ekuitas. | | | X | | X |
| T.3 | Penyelidikan atas Perjanjian Opsi SahamIdentifikasi program opsi saham/MESOP dan evaluasi pencatatannya. | X | X | X | | |
| T.4 | Kesesuaian Pembayaran DividenCocokkan dividen dengan keputusan RUPS dan bukti pembayaran. | | | X | | |
UAPendapatan / Penjualan| Ref | Prosedur dan langkah kerja | O | M | C | - | P |
|---|
| UA.1 | Tinjauan Analitis Keseluruhan untuk Akun Laba Rugi yang SignifikanBandingkan pendapatan bulanan tahun berjalan dengan tahun lalu, anggaran, dan data operasional; selidiki fluktuasi signifikan. | X | | X | – | X |
| UA.2 | Prosedur Pengakuan PendapatanUji lima langkah PSAK 115 atas sampel kontrak: kewajiban pelaksanaan, harga transaksi, saat pengakuan; vouching ke dokumen. | X | X | X | – | |
UBPendapatan Lainnya| Ref | Prosedur dan langkah kerja | O | M | C | - | P |
|---|
| UB.1 | Tinjauan dan Analisis KontenAnalisis isi akun pendapatan lain dan vouching pos signifikan. | X | X | X | – | X |
UCPendapatan Keuangan| Ref | Prosedur dan langkah kerja | O | M | C | - | P |
|---|
| UC.1 | Pendapatan Bunga dan DividenRekalkulasi pendapatan bunga dari saldo dan suku bunga; cocokkan dividen dengan pengumuman. | X | X | X | – | X |
| UC.2 | Perubahan Nilai InvestasiUji keuntungan/kerugian perubahan nilai wajar investasi. | | X | | – | X |
VABeban Pokok Penjualan| Ref | Prosedur dan langkah kerja | O | M | C | - | P |
|---|
| VA.1 | Perbandingan Beban Pokok Penjualan dengan Periode SebelumnyaBandingkan HPP dan margin kotor bulanan dengan tahun lalu; selidiki fluktuasi signifikan. | X | X | X | – | X |
| VA.2 | Tinjauan Item Signifikan & Tidak BiasaReviu jurnal HPP yang signifikan atau tidak biasa dan vouching ke dokumen. | X | | | – | |
VBBeban Gaji| Ref | Prosedur dan langkah kerja | O | M | C | - | P |
|---|
| VB.1 | Analisis Beban GajiBandingkan beban gaji dengan jumlah karyawan dan tarif; cocokkan ke rekap payroll dan SPT PPh 21. | X | X | X | – | X |
| VB.2 | Beban Imbalan Pasca KerjaCocokkan beban imbalan kerja dengan laporan aktuaria (PSAK 219). | | X | | – | X |
VCBeban Penjualan| Ref | Prosedur dan langkah kerja | O | M | C | - | P |
|---|
| VC.1 | Perbandingan Beban Penjualan dengan Periode SebelumnyaBandingkan beban penjualan bulanan dengan tahun lalu dan volume penjualan. | X | X | X | – | X |
| VC.2 | Tinjauan Item Signifikan & Tidak BiasaReviu pos beban penjualan signifikan atau tidak biasa dan vouching ke dokumen. | X | X | | – | |
VDBeban Umum dan Administrasi| Ref | Prosedur dan langkah kerja | O | M | C | - | P |
|---|
| VD.1 | Analisis Konten pada Beban Umum Administrasi dan Beban Umum LainnyaAnalisis isi akun beban umum per jenis; bandingkan dengan tahun lalu dan anggaran. | X | X | X | – | X |
| VD.2 | Tinjauan Dokumentasi PenunjangVouching sampel beban ke dokumen pendukung dan persetujuan. | X | X | X | – | |
| VD.3 | Kelengkapan Konfirmasi dari Pengacara PerusahaanCocokkan beban jasa hukum dengan daftar konsultan hukum yang dikirimi konfirmasi. | | | X | – | X |
VEBeban Keuangan| Ref | Prosedur dan langkah kerja | O | M | C | - | P |
|---|
| VE.1 | Beban BungaRekalkulasi beban bunga dari saldo pinjaman rata-rata dan suku bunga. | X | X | X | – | X |
| VE.2 | Perubahan Nilai InvestasiUji kerugian perubahan nilai wajar investasi yang dicatat sebagai beban keuangan. | | X | | – | X |
Prosedur tambahan per industri
PSP berlaku untuk semua industri. Prosedur tambahan di bawah ini muncul otomatis di FA Saturn saat industri klien dipilih. Cash opname dan konfirmasi piutang (SA 505) berlaku untuk semua industri.
Manufaktur
Pedoman akuntansi. PSAK 202 Persediaan (biaya konversi dan overhead tetap normal), PSAK 216 Aset Tetap, PSAK 115 Pendapatan, PSAK 109 untuk cadangan kerugian piutang.
Pedoman audit. Observasi stock opname (SA 501), uji alokasi overhead, pisah batas pengiriman, konfirmasi piutang (SA 505).
Prosedur tambahan per akun
- C · Kas dan setara kas
- Cash Opname (E C): Hitung fisik kas kecil dan kas di tangan secara mendadak di hadapan kasir; cocokkan dengan saldo buku dan bukti pengeluaran yang belum dipertanggungjawabkan.
- E · Piutang usaha
- Konfirmasi Piutang (SA 505) (E R): Kirim konfirmasi positif atas sampel saldo; lakukan prosedur alternatif (penerimaan berikutnya, dokumen pengiriman) untuk yang tidak kembali.
- F · Persediaan
- Uji Alokasi Overhead dan Biaya Konversi (V): Uji dasar alokasi overhead tetap pada kapasitas normal dan perlakuan selisih (variance) standard cost.
- UA · Pendapatan
- Pisah Batas Pengiriman (Surat Jalan) (O C): Uji surat jalan dan faktur lima hari kerja sebelum dan sesudah tanggal neraca.
Hotel
Pedoman akuntansi. PSAK 115 untuk paket kamar dan F&B serta deposit tamu sebagai liabilitas kontrak, PSAK 216 Aset Tetap, PSAK 116 Sewa, PSAK 219 Imbalan Kerja.
Pedoman audit. Uji night audit dan daily revenue report ke GL, cash opname outlet, konfirmasi OTA, pisah batas deposit tamu.
Prosedur tambahan per akun
- C · Kas dan bank
- Cash Opname (E C): Hitung fisik kas kecil dan kas di tangan secara mendadak di hadapan kasir; cocokkan dengan saldo buku dan bukti pengeluaran yang belum dipertanggungjawabkan.
- Rekonsiliasi Setoran Kasir Outlet ke Night Audit (E C): Cocokkan setoran kasir front office dan outlet F&B dengan laporan night audit dan rekening koran.
- E · Piutang usaha (OTA, travel agent, korporat)
- Konfirmasi Piutang (SA 505) (E R): Kirim konfirmasi positif atas sampel saldo; lakukan prosedur alternatif (penerimaan berikutnya, dokumen pengiriman) untuk yang tidak kembali.
- Rekonsiliasi Statement dan Komisi OTA (E V): Cocokkan saldo piutang OTA (Traveloka, Agoda, Booking.com) dengan statement OTA; uji perhitungan komisi dan penyajian pendapatan bruto atau neto.
- F · Persediaan F&B dan amenities
- Stock Opname Bar dan Dapur (E C): Observasi perhitungan fisik persediaan bar, dapur, dan amenities; cocokkan dengan kartu stok dan requisition outlet.
- O · Utang pajak (PBJT & PPh)
- Rekonsiliasi PBJT ke Pendapatan (V C): Cocokkan dasar pengenaan PBJT dengan pendapatan kamar dan F&B; uji SSPD.
- P1 · Utang biaya & service charge
- Rekalkulasi Distribusi Service Charge (V): Rekalkulasi service charge terkumpul dan distribusinya berdasarkan poin karyawan yang disetujui.
- P2 · Deposit tamu (liabilitas kontrak)
- Uji Deposit Tamu ke Reservasi (E C): Cocokkan deposit tamu dengan data reservasi dan realisasi menginap setelah tanggal neraca.
- Klasifikasi Deposit Tamu sebagai Liabilitas Kontrak (P): Pastikan deposit tamu disajikan sebagai liabilitas kontrak (PSAK 115), tidak di-offset dengan piutang, dan diungkapkan memadai.
- UA · Pendapatan kamar, F&B, dan lainnya
- Analitis Substantif Okupansi × ADR (O M C): Hitung ekspektasi pendapatan kamar = kamar tersedia × okupansi × ADR per bulan dari laporan PMS; bandingkan dengan pendapatan tercatat dan jelaskan selisih di atas ambang.
- Rekonsiliasi PMS/POS ke Buku Besar (O C): Cocokkan daily revenue report PMS dan POS dengan jurnal pendapatan bulanan.
- Pisah Batas Tamu Menginap (O C): Uji folio tamu in-house per tanggal neraca dan pengakuan pendapatan kamar per malam.
- VA · Biaya departemen kamar & F&B
- Cost Of Sales F&B Dibandingkan Penjualan POS (O M C): Bandingkan food cost dan beverage cost dengan penjualan POS per outlet per bulan; selidiki persentase di luar standar resep.
BPR
Pedoman akuntansi. Pengakuan bunga, cadangan kerugian penurunan nilai kredit, dan agunan yang diambil alih mengikuti SAK yang berlaku bagi BPR serta ketentuan OJK.
Pedoman audit. Konfirmasi kredit dan dana pihak ketiga, uji kolektibilitas dan pencadangan, uji BMPK, rekonsiliasi core banking ke GL.
Prosedur tambahan per akun
- C · Kas dan penempatan pada bank lain
- Cash Opname (E C): Hitung fisik kas kecil dan kas di tangan secara mendadak di hadapan kasir; cocokkan dengan saldo buku dan bukti pengeluaran yang belum dipertanggungjawabkan.
- E · Kredit yang diberikan (neto)
- Uji Kolektibilitas dan CKPN per Debitur (V P): Uji penetapan kolektibilitas sesuai ketentuan OJK dan rekalkulasi CKPN/PPKA atas sampel debitur.
- Uji BMPK dan Pihak Terkait (P): Uji batas maksimum pemberian kredit dan kredit kepada pihak terkait.
- J · Agunan yang diambil alih
- Penilaian Ulang AYDA (V P): Uji nilai realisasi neto agunan yang diambil alih dan batas waktu penyelesaian.
- P1 · Tabungan
- Konfirmasi Saldo Nasabah Tabungan (E C): Konfirmasi sampel saldo tabungan; uji rekening dorman.
- P2 · Deposito
- Konfirmasi Deposito dan Rekalkulasi Bunga (E C V): Konfirmasi sampel bilyet deposito; rekalkulasi bunga terutang.
- UA · Pendapatan bunga
- Rekalkulasi Pendapatan Bunga Kredit (O M): Rekalkulasi bunga kredit; uji penghentian akrual bunga kredit bermasalah.
Rumah sakit
Pedoman akuntansi. PSAK 115 untuk klaim BPJS sebesar jumlah yang diperkirakan diterima, PSAK 109 untuk cadangan kerugian piutang penjamin, PSAK 202 untuk persediaan obat, PSAK 216 untuk alat medis.
Pedoman audit. Rekonsiliasi klaim BPJS ke berita acara verifikasi, pisah batas pasien yang masih dirawat, stock opname farmasi, konfirmasi penjamin.
Prosedur tambahan per akun
- C · Kas dan bank
- Cash Opname (E C): Hitung fisik kas kecil dan kas di tangan secara mendadak di hadapan kasir; cocokkan dengan saldo buku dan bukti pengeluaran yang belum dipertanggungjawabkan.
- E · Piutang pasien & BPJS
- Konfirmasi Piutang (SA 505) (E R): Kirim konfirmasi positif atas sampel saldo; lakukan prosedur alternatif (penerimaan berikutnya, dokumen pengiriman) untuk yang tidak kembali.
- Rekonsiliasi Klaim BPJS ke Berita Acara Verifikasi (E V): Cocokkan piutang BPJS dengan berita acara hasil verifikasi dan pembayaran setelah tanggal neraca.
- Evaluasi Klaim Pending dan Dispute (V): Evaluasi klaim dikembalikan/dispute lebih dari 90 hari untuk pencadangan.
- F · Persediaan obat & BMHP
- Uji Obat Kedaluwarsa dan Slow Moving (V): Identifikasi obat dan BMHP kedaluwarsa atau lambat; evaluasi penurunan nilai.
- P · Utang jasa medis dokter
- Rekalkulasi Jasa Medis (V C): Rekalkulasi jasa medis dari data tindakan SIMRS dan tarif yang disetujui komite medik.
- UA · Pendapatan rawat jalan, rawat inap & BPJS
- Pisah Batas Pasien Masih Dirawat (O C): Uji pengakuan pendapatan pasien rawat inap yang belum pulang per tanggal neraca.
Distributor
Pedoman akuntansi. PSAK 115 untuk diskon, rabat, dan retur sebagai imbalan variabel, PSAK 202 untuk nilai realisasi neto barang lambat, PSAK 109 untuk cadangan kerugian piutang.
Pedoman audit. Konfirmasi piutang dan tagihan prinsipal, observasi gudang, uji retur setelah tanggal neraca, rekonsiliasi PPN.
Prosedur tambahan per akun
- C · Kas dan bank
- Cash Opname (E C): Hitung fisik kas kecil dan kas di tangan secara mendadak di hadapan kasir; cocokkan dengan saldo buku dan bukti pengeluaran yang belum dipertanggungjawabkan.
- E · Piutang usaha
- Konfirmasi Piutang (SA 505) (E R): Kirim konfirmasi positif atas sampel saldo; lakukan prosedur alternatif (penerimaan berikutnya, dokumen pengiriman) untuk yang tidak kembali.
- F · Persediaan barang dagang
- Observasi Gudang dan Barang Lambat/Rusak (E V): Observasi gudang dan identifikasi barang lambat, rusak, dan kedaluwarsa.
- N · Utang usaha prinsipal
- Rekonsiliasi Saldo dan Klaim Program Prinsipal (E C): Rekonsiliasi saldo dengan statement prinsipal termasuk klaim rabat dan program.
- UA · Penjualan neto
- Uji Retur dan Rabat Setelah Tanggal Neraca (M C): Uji retur dan rabat setelah tanggal neraca sebagai imbalan variabel (PSAK 115).
Yayasan
Pedoman akuntansi. ISAK 335 Penyajian Laporan Keuangan Entitas Berorientasi Nonlaba: aset neto tanpa dan dengan pembatasan; PSAK 216 untuk gedung dan peralatan.
Pedoman audit. Uji kelengkapan penerimaan SPP dan sumbangan, klasifikasi pembatasan aset neto, pisah batas uang pangkal.
Prosedur tambahan per akun
- C · Kas dan bank
- Cash Opname (E C): Hitung fisik kas kecil dan kas di tangan secara mendadak di hadapan kasir; cocokkan dengan saldo buku dan bukti pengeluaran yang belum dipertanggungjawabkan.
- E · Piutang SPP
- Konfirmasi Piutang (SA 505) (E R): Kirim konfirmasi positif atas sampel saldo; lakukan prosedur alternatif (penerimaan berikutnya, dokumen pengiriman) untuk yang tidak kembali.
- P · Pendapatan diterima dimuka (SPP & uang pangkal)
- Pisah Batas Uang Pangkal Tahun Ajaran (E C): Uji pengakuan uang pangkal dan SPP diterima dimuka per tahun ajaran.
- T · Aset neto
- Klasifikasi Aset Neto dengan dan tanpa Pembatasan (P): Uji pemisahan aset neto dengan pembatasan dari pemberi sumber daya (ISAK 335).
- UA · Pendapatan SPP, uang pangkal & sumbangan
- Uji Kelengkapan Penerimaan SPP Via Virtual Account (O C): Cocokkan data siswa dan tagihan SPP dengan penerimaan virtual account bank.
Petunjuk pengisian per task
Petunjuk yang sama tampil di aplikasi, di atas tombol unduh template, dan menyesuaikan industri yang dipilih.
Planning (indeks B)
B-1Profil entitas, industri, dan kompleksitas
Tujuan. Memahami profil klien dan menetapkan apakah entitas Complex atau Non-Complex, karena itu menentukan task yang muncul.
SA 220SA 300SA 315
Petunjuk pengisian
- Isi profil industri: model bisnis, sistem informasi manajemen dan akuntansi, pedoman akuntansi, perpajakan, dan pedoman audit. Template sudah berisi uraian awal sesuai industri, sesuaikan dengan klien.
- Cocokkan daftar akun khas dan siklus dengan neraca saldo klien.
- Jawab enam indikator kompleksitas Ya/Tidak dengan keterangan. Dua Ya atau lebih berarti Complex.
- Tuliskan kesimpulan kompleksitas dan dampaknya ke rencana kerja.
Yang dicek reviewer
- Kesimpulan Complex/NCE konsisten dengan jawaban indikator.
- Profil industri sudah disesuaikan, bukan salinan template.
B-2Penerimaan dan keberlanjutan perikatan
Tujuan. Memutuskan apakah perikatan diterima atau dilanjutkan dengan mempertimbangkan integritas klien, kompetensi tim, dan risiko perikatan.
SA 220SA 210
Petunjuk pengisian
- Jawab seluruh pertanyaan penerimaan dan lampirkan bukti (hasil penelusuran manajemen, komunikasi dengan auditor pendahulu untuk klien baru).
- Catat pengguna laporan (bank, investor, regulator) karena memengaruhi risiko perikatan.
- Tulis kesimpulan: diterima, dilanjutkan, atau ditolak, dengan alasan.
Yang dicek reviewer
- Komunikasi auditor pendahulu terdokumentasi untuk klien baru.
- Imbalan jasa tidak mengancam independensi.
B-3Independensi dan etika tim perikatan
Tujuan. Memastikan setiap anggota tim independen dan ancaman etika sudah diberi pengamanan.
Kode EtikSA 220
Petunjuk pengisian
- Setiap anggota tim mengisi pernyataan independensi.
- Identifikasi ancaman (kepentingan pribadi, telaah pribadi, advokasi, kedekatan, intimidasi) beserta pengamanannya.
- Catat tahun ke berapa Partner dan KAP mengaudit klien (rotasi).
Yang dicek reviewer
- Semua anggota tim, termasuk pakar, sudah menandatangani.
- Jasa non-audit kepada klien sudah dievaluasi.
B-4Surat perikatan audit
Tujuan. Menyepakati ketentuan perikatan secara tertulis sebelum pekerjaan dimulai.
SA 210
Petunjuk pengisian
- Sesuaikan nama klien, kerangka pelaporan (SAK, SAK EP, SAK EMKM, ketentuan OJK, ISAK 335), dan periode.
- Isi jadwal, tim, imbalan jasa, dan termin.
- Pastikan surat ditandatangani kedua pihak sebelum fieldwork.
Yang dicek reviewer
- Kerangka pelaporan di surat perikatan sama dengan yang dipakai di LK.
B-5Pemahaman entitas dan lingkungannya
Tujuan. Memahami entitas, lingkungan, dan pengendalian internalnya untuk mengidentifikasi risiko salah saji material.
SA 315
Petunjuk pengisian
- Uraikan industri, regulasi, kepemilikan, operasi, kebijakan akuntansi, tujuan dan strategi, serta pengukuran kinerja.
- Uraikan lima komponen pengendalian internal dan kelemahan yang terlihat.
- Lakukan prosedur analitis awal atas neraca saldo dan catat fluktuasi tidak biasa.
Yang dicek reviewer
- Setiap risiko yang ditemukan diteruskan ke CRA (B-8).
B-5APemahaman lingkungan TI dan ITGC
Tujuan. Memahami aplikasi, infrastruktur TI, dan kontrol umum TI yang memengaruhi pelaporan keuangan.
SA 315
Petunjuk pengisian
- Daftar aplikasi yang menghasilkan angka LK (ERP, core banking, PMS, SIMRS, POS).
- Nilai desain kontrol akses, perubahan program, pengembangan, dan operasi komputer.
- Tandai area yang akan diuji di B-5E.
Yang dicek reviewer
- Aplikasi yang diandalkan kontrol otomatisnya sudah tercakup.
B-6Walkthrough siklus
Tujuan. Menelusuri satu transaksi per siklus dari awal sampai pencatatan untuk memahami alur dan kontrol kunci.
SA 315
Petunjuk pengisian
- Satu sheet per siklus berisi kontrol kunci yang sudah terisi sesuai industri.
- Isi langkah walkthrough: tanggal, dokumen, uraian, dan kontrol yang diamati.
- Simpulkan apakah desain dan implementasi kontrol memadai.
Yang dicek reviewer
- Dokumen walkthrough dilampirkan dengan nomor referensi.
B-6NPemahaman pengendalian sederhana (NCE)
Tujuan. Untuk entitas Non-Complex: memahami alur dan kontrol yang relevan tanpa menguji efektivitasnya.
SA 315SA 330
Petunjuk pengisian
- Uraikan alur singkat tiap siklus, kontrol yang diamati, dan risiko yang muncul.
- Pendekatan audit: substantif penuh, tanpa mengandalkan kontrol.
Yang dicek reviewer
- Risiko yang muncul diteruskan ke CRA.
B-7Materialitas perencanaan
Tujuan. Menetapkan materialitas keseluruhan, materialitas pelaksanaan, dan clearly trivial di planning.
SA 320
Petunjuk pengisian
- Isi benchmark dari prognosa atau neraca saldo interim.
- Pilih benchmark dan persentase dari dropdown, lalu tulis alasannya.
- Hasil OM, PM, dan CT terisi otomatis.
Yang dicek reviewer
- Benchmark sesuai pengguna utama LK (laba untuk perusahaan, total aset untuk bank, aset neto untuk yayasan).
B-8Penilaian risiko dan Combined Risk Assessment
Tujuan. Menilai risiko inheren per asersi, memutuskan pengandalan kontrol, dan menentukan respons per akun.
SA 315SA 330SA 240
Petunjuk pengisian
- Isi saldo dan PM, lalu nilai IR per asersi (R, S, T, SR).
- Isi Y pada kolom Andalkan Kontrol hanya untuk entitas Complex dengan ToC efektif.
- CR per asersi, CR akun, pendekatan, dan sampel terisi otomatis.
- Daftarkan risiko signifikan dan respons khususnya. Pengabaian pengendalian oleh manajemen selalu ada.
Yang dicek reviewer
- Pengakuan pendapatan dipertimbangkan sebagai risiko signifikan, atau alasan tidak dianggap signifikan ditulis.
B-9Strategi dan rencana audit menyeluruh
Tujuan. Menyusun strategi dan rencana audit menyeluruh berdasarkan hasil planning.
SA 300
Petunjuk pengisian
- Isi ruang lingkup, jadwal, tim, materialitas (dari B-7), risiko signifikan dan respons, pendekatan per akun (dari B-8), serta rencana penggunaan pakar.
Yang dicek reviewer
- Rencana konsisten dengan B-7 dan B-8.
B-9ARencana penggunaan pakar dan auditor lain
Tujuan. Merencanakan penggunaan pakar, auditor internal, atau auditor komponen.
SA 620SA 610SA 600
Petunjuk pengisian
- Untuk setiap pihak, nilai kompetensi, objektivitas, lingkup pekerjaan, dan cara mengevaluasi hasilnya.
Yang dicek reviewer
- Laporan aktuaris dan penilai sudah dievaluasi asumsinya.
B-10ASM: Memorandum Ringkasan Perencanaan Audit
Tujuan. Merangkum planning untuk persetujuan Partner. Execution baru terbuka setelah ASM disetujui.
SA 300SA 230
Petunjuk pengisian
- Di app, klik Susun ASM dari data engagement setelah semua task planning selesai.
- Bila memakai template Word, isi ringkasan entitas, materialitas, risiko signifikan, strategi, dan hal yang perlu perhatian Partner.
Yang dicek reviewer
- Semua task planning sudah sign-off sampai Senior Manager.
Execution (indeks C sampai V dan X)
B-7EPembaruan materialitas awal execution
Tujuan. Menghitung ulang materialitas dari neraca saldo final di awal execution.
SA 320SA 450
Petunjuk pengisian
- Isi kolom Final dari neraca saldo final.
- Bila OM final lebih rendah dari planning, tinjau ulang sifat, saat, dan luas prosedur, lalu catat keputusannya.
Yang dicek reviewer
- PM final dipakai di semua KK akun dan A-2.
B-5EPengujian ITGC
Tujuan. Menguji efektivitas operasi kontrol umum TI sebelum kontrol aplikasi diandalkan.
SA 330
Petunjuk pengisian
- Untuk setiap area ITGC, catat kontrol, sampel bukti, dan penyimpangan.
- Satu penyimpangan berarti kontrol aplikasi terkait tidak dapat diandalkan; beri tahu Senior untuk revisi CRA.
Yang dicek reviewer
- Sampel mencakup seluruh periode, bukan hanya akhir tahun.
B-6EPengujian pengendalian (ToC)
Tujuan. Menguji efektivitas operasi kontrol kunci untuk siklus yang akan diandalkan.
SA 330SA 530
Petunjuk pengisian
- Pilih 25 sampel sepanjang periode untuk tiap siklus.
- Isi V (sesuai), X (penyimpangan), atau NA untuk tiap kontrol K1, K2, dan seterusnya.
- Kesimpulan terisi otomatis. Satu penyimpangan berarti kontrol tidak diandalkan: revisi CRA akun terkait menjadi substantif penuh.
Yang dicek reviewer
- Sampel dipilih acak atau sistematis, bukan hanya transaksi mudah.
C–VEKK per akun (C sampai VE): Lead, Program, dan KK anak per prosedur
Tujuan. Memperoleh bukti cukup dan tepat bahwa setiap asersi akun ini terpenuhi.
SA 330SA 500SA 520SA 530
Petunjuk pengisian
- Sheet Lead bagian A: isi sub-akun, saldo 2024 audit, 2025 per buku, dan AJE. PM final dan CRA diambil dari B-7E dan B-8.
- Sheet Program: daftar PSP whitepaper dan prosedur tambahan industri, dengan tanda X untuk asersi yang dijawab. Tidak perlu diisi; status terisi otomatis.
- Sheet KK anak (satu per prosedur): kerjakan pengujian di bagian C, lalu isi Status (Selesai/Belum/Tidak Relevan), Hasil (Sesuai/Pengecualian/Koreksi AJE), dan Ref AJE di bagian A.
- Lead bagian B menunjukkan jawaban tiap asersi secara otomatis: T, T-K, TT, atau BD. Tulis kesimpulan auditor di bagian C, lalu salin jawabannya ke A-1.
Yang dicek reviewer
- Saldo per buku di Lead cocok dengan neraca saldo.
- Setiap pengecualian punya penjelasan dan, bila perlu, AJE di A-2.
- Prosedur yang dinyatakan Tidak Relevan disertai alasan di KK anak.
X-1Estimasi akuntansi
Tujuan. Menguji estimasi akuntansi signifikan: metode, asumsi, dan data.
SA 540
Petunjuk pengisian
- Daftarkan estimasi (CKPN, penyusutan, imbalan kerja, provisi, NRV).
- Bandingkan nilai manajemen dengan estimasi atau rentang auditor, lalu simpulkan.
- Reviu retrospektif estimasi tahun lalu terhadap realisasinya.
Yang dicek reviewer
- Asumsi kunci didukung data independen.
X-2Pengujian jurnal dan risiko pengabaian pengendalian
Tujuan. Merespons risiko pengabaian pengendalian oleh manajemen melalui pengujian jurnal.
SA 240
Petunjuk pengisian
- Pilih jurnal berdasarkan kriteria: manual, akhir periode, akun jarang dipakai, angka bulat, pembuat tidak biasa.
- Vouching ke dokumen pendukung dan otorisasi, lalu simpulkan hasilnya.
- Reviu bias estimasi dan transaksi signifikan di luar kegiatan normal.
Yang dicek reviewer
- Populasi jurnal lengkap dan direkonsiliasi ke buku besar.
X-3Pihak berelasi
Tujuan. Mengidentifikasi pihak berelasi dan transaksinya, serta menilai pengungkapannya.
SA 550
Petunjuk pengisian
- Bandingkan daftar dari manajemen dengan akta, register pemegang saham, dan buku besar.
- Telusuri transaksi di luar kegiatan normal dan nilai kewajarannya.
Yang dicek reviewer
- Semua pihak berelasi diungkapkan di CALK.
X-4Kontrol konfirmasi eksternal
Tujuan. Mengendalikan proses konfirmasi eksternal dari pemilihan sampai evaluasi jawaban.
SA 505
Petunjuk pengisian
- Catat setiap konfirmasi: indeks KK, pihak, jenis, cara verifikasi alamat, tanggal kirim, follow-up, dan tanggal terima.
- Konfirmasi dikirim dan diterima langsung oleh auditor, bukan lewat klien.
- Untuk yang tidak kembali, lakukan prosedur alternatif dan catat ref KK-nya.
Yang dicek reviewer
- Alamat atau email pihak ketiga diverifikasi independen.
- Selisih konfirmasi sudah direkonsiliasi.
SRMSRM: Memorandum Ringkasan Reviu
Tujuan. Merangkum hasil execution untuk persetujuan Partner. Completion baru terbuka setelah SRM disetujui.
SA 220SA 230SA 450
Petunjuk pengisian
- Di app, klik Susun SRM setelah semua task execution selesai.
- Bila memakai template Word, isi materialitas final, hasil pengujian dan AJE, salah saji tidak dikoreksi, kontrol tidak efektif, dan isu signifikan.
Yang dicek reviewer
- Tidak ada review note terbuka.
Completion (indeks A dan Z)
A-1Neraca saldo, LK, dan rekap kesimpulan asersi
Tujuan. Menyajikan neraca saldo audit dan rekap jawaban asersi per akun sebagai dasar kesimpulan.
SA 330SA 500SA 230
Petunjuk pengisian
- Isi saldo 2024 audit, 2025 per buku, dan AJE per akun.
- Salin jawaban asersi (E/O, V/M, C, R, P) dari bagian B Lead tiap akun.
- Kesimpulan akun dan ringkasan terisi otomatis.
Yang dicek reviewer
- Tidak ada asersi TT atau BD tersisa sebelum SRM.
A-2Jurnal penyesuaian dan salah saji tidak dikoreksi
Tujuan. Mencatat AJE dan mengevaluasi salah saji tidak dikoreksi terhadap materialitas.
SA 450
Petunjuk pengisian
- Isi OM, PM, dan CT final.
- Catat setiap AJE: uraian, akun, jumlah, indeks, asersi, dampak laba, dan persetujuan manajemen.
- Catat salah saji tidak dikoreksi beserta jenisnya (faktual, pertimbangan, proyeksi). Evaluasi terisi otomatis.
Yang dicek reviewer
- Salah saji di bawah CT tidak dicatat.
- AJE yang tidak disetujui manajemen dipindah ke bagian B.
Z-1Peristiwa setelah periode pelaporan
Tujuan. Mengidentifikasi peristiwa setelah tanggal neraca yang memerlukan penyesuaian atau pengungkapan.
SA 560
Petunjuk pengisian
- Lakukan dan dokumentasikan prosedur: baca notulen, LK interim terbaru, tanya litigasi, reviu transaksi signifikan setelah tanggal neraca.
Yang dicek reviewer
- Prosedur dilakukan sampai mendekati tanggal LAI.
Z-2Kelangsungan usaha
Tujuan. Menilai apakah ada ketidakpastian material terkait kelangsungan usaha.
SA 570
Petunjuk pengisian
- Centang indikator, evaluasi rencana manajemen, lalu simpulkan dampaknya ke laporan auditor.
Yang dicek reviewer
- Kesimpulan konsisten dengan Z-5.
Z-3Surat representasi manajemen
Tujuan. Memperoleh representasi tertulis dari manajemen.
SA 580
Petunjuk pengisian
- Sesuaikan isi dengan kondisi klien. Tanggal surat sama dengan tanggal LAI.
Yang dicek reviewer
- Ditandatangani Direktur Utama dan Direktur Keuangan.
Z-4Komunikasi dengan pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola
Tujuan. Mengomunikasikan hal penting kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola.
SA 260SA 265
Petunjuk pengisian
- Catat hal yang dikomunikasikan, tanggal, media, dan tanggapan, termasuk defisiensi signifikan pengendalian.
Yang dicek reviewer
- Defisiensi signifikan dikomunikasikan tertulis.
Z-5Kesimpulan audit dan perumusan opini
Tujuan. Merumuskan opini berdasarkan seluruh bukti dan evaluasi salah saji.
SA 700SA 705SA 706
Petunjuk pengisian
- Rangkum materialitas final, AJE, salah saji tidak dikoreksi, dan hasil A-1.
- Jawab pertimbangan sebelum opini, lalu tentukan jenis opini dan paragraf tambahan.
Yang dicek reviewer
- Opini konsisten dengan A-2, Z-2, dan representasi.
Z-6Draf laporan auditor independen
Tujuan. Menyiapkan draf laporan auditor independen.
SA 700SA 701SA 705SA 706
Petunjuk pengisian
- Sesuaikan struktur dan isi dengan jenis opini dari Z-5. Hal audit utama (SA 701) hanya untuk entitas yang diwajibkan.
Yang dicek reviewer
- Nomor izin AP dan tanggal laporan sudah benar.
Daftar SA yang dirujuk
| SA 200 | Tujuan keseluruhan auditor dan pelaksanaan audit berdasarkan Standar Audit |
| SA 210 | Persetujuan atas ketentuan perikatan audit |
| SA 220 | Pengendalian mutu untuk audit atas laporan keuangan |
| SA 230 | Dokumentasi audit |
| SA 240 | Tanggung jawab auditor terkait dengan kecurangan |
| SA 250 | Pertimbangan atas peraturan perundang-undangan |
| SA 260 | Komunikasi dengan pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola |
| SA 265 | Pengomunikasian defisiensi dalam pengendalian internal |
| SA 300 | Perencanaan suatu audit atas laporan keuangan |
| SA 315 | Pengidentifikasian dan penilaian risiko kesalahan penyajian material |
| SA 320 | Materialitas dalam perencanaan dan pelaksanaan audit |
| SA 330 | Respons auditor terhadap risiko yang telah dinilai |
| SA 450 | Pengevaluasian atas kesalahan penyajian yang diidentifikasi |
| SA 500 | Bukti audit |
| SA 501 | Bukti audit: pertimbangan spesifik atas unsur pilihan (persediaan, litigasi, informasi segmen) |
| SA 505 | Konfirmasi eksternal |
| SA 510 | Perikatan audit tahun pertama: saldo awal |
| SA 520 | Prosedur analitis |
| SA 530 | Sampling audit |
| SA 540 | Audit atas estimasi akuntansi dan pengungkapan terkait |
| SA 550 | Pihak berelasi |
| SA 560 | Peristiwa kemudian |
| SA 570 | Kelangsungan usaha |
| SA 580 | Representasi tertulis |
| SA 600 | Audit atas laporan keuangan grup |
| SA 610 | Penggunaan pekerjaan auditor internal |
| SA 620 | Penggunaan pekerjaan pakar auditor |
| SA 700 | Perumusan opini dan pelaporan atas laporan keuangan |
| SA 701 | Pengomunikasian hal audit utama |
| SA 705 | Modifikasi terhadap opini |
| SA 706 | Paragraf penekanan suatu hal dan paragraf hal lain |
| Kode Etik | Kode Etik Profesi Akuntan Publik (IAPI) |