Layanan · Distributor & Importir
Konsultan Kredit untuk Distributor dan Importir: Memaksimalkan Plafon Modal Kerja dan Trade Finance
Pendampingan bagi distributor, importir, dan pedagang besar yang ingin plafon kredit modal kerja, LC, trust receipt, dan pembiayaan piutang sesuai skala usahanya. Mulai dari diagnosis data sampai negosiasi dengan bank.
Masalah yang Paling Sering Kami Temui
- Penjualan naik, tetapi plafon kredit modal kerja tidak ikut naik karena laporan keuangan tidak menggambarkan perputaran usaha yang sebenarnya.
- Persediaan dan piutang besar, tetapi bank menilai agunan kurang karena data umur piutang dan stok tidak rapi.
- Semua fasilitas ada di satu bank, sehingga posisi tawar bunga dan plafon lemah.
- Importir membayar pemasok dengan kas sendiri, padahal bisa memakai fasilitas trade finance.
Fasilitas yang Bisa Dioptimalkan
| Fasilitas | Fungsi | Yang Menentukan Besar Plafon |
|---|---|---|
| Kredit modal kerja revolving | Membiayai siklus beli, simpan, jual | Perputaran persediaan dan piutang, arus kas operasi |
| Letter of Credit (LC) dan SKBDN | Pembayaran impor dan pembelian dalam negeri | Riwayat transaksi, kontrak pemasok, margin |
| Trust receipt | Melunasi LC lalu barang dijual dulu | Kecepatan barang terjual dan disiplin pelunasan |
| Pembiayaan piutang (invoice financing) | Mencairkan tagihan ke pelanggan besar | Kualitas pelanggan dan umur piutang |
| Bank garansi | Jaminan ke prinsipal atau pemasok | Kekuatan neraca dan agunan |
| Kredit investasi | Gudang, armada, sistem | Proyeksi arus kas dan nilai agunan |
Cara Kami Membantu Memaksimalkan Plafon
- DiagnosisMembaca laporan keuangan, rekening koran, umur piutang, stok, dan fasilitas yang berjalan.
- Hitung kebutuhan wajarKebutuhan modal kerja dari siklus kas, bukan sekadar angka yang diminta.
- Rapikan dataLaporan keuangan, CALK, rekonsiliasi dengan SPT, dan bila perlu audit oleh KAP rekanan bank.
- Paket pengajuanMemo kredit, proyeksi, borrowing base, dan struktur fasilitas yang diusulkan.
- NegosiasiPendampingan ke bank yang ada, penambahan bank kedua, atau take over bila lebih menguntungkan.
Rasio yang Dibaca Analis Kredit
| Rasio | Kenapa Penting untuk Distributor |
|---|---|
| Hari perputaran piutang | Menunjukkan berapa lama kas tertahan di pelanggan |
| Hari perputaran persediaan | Stok lambat menurunkan nilai agunan dan kepercayaan bank |
| Current ratio dan quick ratio | Kemampuan membayar kewajiban jangka pendek |
| Debt to equity | Ruang tambahan utang yang masih wajar |
| DSCR | Kecukupan arus kas untuk pokok dan bunga |
Kerahasiaan Data
Sebelum data perusahaan dikirim, kami menandatangani NDA lebih dulu. Data hanya dipakai untuk analisis dan pengajuan yang Anda setujui.
Bacaan Terkait
- Konsultan Kredit Bank
- KMK vs Kredit Investasi
- Rasio Keuangan yang Dilihat Bank
- Dokumen Pengajuan Kredit Korporasi
- Alasan Kredit Bank Ditolak dan Cara Memperbaikinya
Pertanyaan Umum
Bisakah plafon kredit dinaikkan tanpa menambah agunan?
Kadang bisa, bila arus kas dan perputaran usaha terbukti kuat dan datanya rapi. Struktur seperti trust receipt atau pembiayaan piutang juga mengandalkan transaksi, bukan hanya agunan tetap. Hasilnya tetap bergantung pada penilaian bank.
Apakah perlu pindah bank untuk mendapat plafon lebih besar?
Tidak selalu. Sering kali langkah pertama adalah menata ulang fasilitas di bank yang ada. Bank kedua atau take over dipertimbangkan bila memberi bunga, plafon, atau syarat yang lebih baik.
Apakah laporan keuangan harus diaudit?
Untuk plafon besar umumnya ya, dan sebagian bank mensyaratkan KAP dari daftar rekanannya. Kami membantu menyiapkan laporan dan menghubungkan dengan KAP yang sesuai.
Bagaimana skema biayanya?
Umumnya retainer bulanan selama pendampingan ditambah success fee saat fasilitas cair. Angka pasti disampaikan setelah diskusi awal, sebelum Anda berkomitmen.

Penulis
Ananta W. Sasongko, CPA, FMVA, FPAP
CFO dan Direktur Keuangan, ex-EY. Certified Public Accountant (IAPI), FMVA® dan FPAP™ (CFI). Kandidat doktor ilmu akuntansi.