Menilai Calon Investee Sebelum Term Sheet: 7 Red Flag Laporan Keuangan Perusahaan Privat
Term sheet yang ditandatangani terlalu cepat sering harus dinegosiasi ulang setelah due diligence menemukan angka yang berbeda. Di perusahaan privat Indonesia, perbedaan itu hampir selalu berasal dari pola yang sama. Mengenalinya lebih awal menghemat biaya penasihat dan menjaga posisi tawar.
7 Red Flag Laporan Keuangan Calon Investee
| Red Flag | Cara Cek Cepat | Dampak ke Valuasi |
|---|---|---|
| 1. Laporan belum pernah diaudit | Minta laporan audit tiga tahun dan surat representasi; bandingkan versi internal dengan versi bank | Risiko penyajian ulang, diskon atau escrow |
| 2. EBITDA belum dinormalisasi | Pisahkan gaji keluarga, biaya pribadi pemilik, dan pos tidak berulang | Laba dasar valuasi bisa naik atau turun signifikan |
| 3. Transaksi pihak berelasi tanpa dokumen | Daftar transaksi dengan perusahaan keluarga, harga, dan perjanjiannya | Margin bisa berubah setelah transaksi dibuat wajar |
| 4. Piutang lama tanpa cadangan | Umur piutang dan matriks provisi kerugian kredit ekspektasian (PSAK 109) | Aset dan laba turun |
| 5. Pendapatan diakui terlalu awal | Uji kontrak dan kemajuan proyek terhadap PSAK 115 | Pendapatan bergeser ke periode lain |
| 6. Sewa dan utang tersembunyi | Cek sewa jangka panjang (PSAK 116), jaminan pribadi, dan utang ke pemegang saham | Net debt naik, harga ekuitas turun |
| 7. Selisih dengan data pajak | Rekonsiliasi omzet SPT dan Coretax dengan laporan keuangan | Eksposur pajak menjadi indemnitas atau pengurang harga |
Quality of Earnings Sebelum Term Sheet
Tinjauan quality of earnings singkat sebelum term sheet tidak menggantikan due diligence penuh, tetapi cukup untuk menentukan kisaran harga yang realistis. Fokusnya tiga hal: laba yang berulang, modal kerja normal, dan utang bersih termasuk pos yang menyerupai utang.
Pertanyaan yang Sebaiknya Diajukan ke Pemilik
- Siapa yang menyusun laporan keuangan, dan apakah ada versi berbeda untuk bank atau pajak?
- Biaya apa saja yang sebenarnya untuk keperluan pribadi atau perusahaan lain?
- Aset apa yang dipakai usaha tetapi masih atas nama pribadi?
- Kontrak atau pelanggan mana yang menyumbang lebih dari 20% pendapatan?
- Apakah ada pemeriksaan pajak atau sengketa yang sedang berjalan?
Calon Investee yang Datanya Sudah Dirapikan
Sebagian besar red flag di atas bisa dibereskan sebelum perusahaan bertemu investor. Kalau calon investee belum diaudit, auditor berizin bisa dipilih lewat CariAkuntan. Tim FA Indonesia menyiapkan perusahaan dari sisi penjual: audit atau kesiapan audit, normalisasi EBITDA, rekonsiliasi pajak, dan data room. Investor yang ingin menerima peluang dengan data yang sudah dirapikan bisa mengirim kriterianya lewat halaman peluang untuk investor.
Pertanyaan Umum
Apa red flag laporan keuangan calon investee yang paling sering?
Laporan belum diaudit, EBITDA belum dinormalisasi, transaksi pihak berelasi tanpa dokumen, piutang lama tanpa cadangan, pendapatan diakui terlalu awal, sewa dan utang tersembunyi, serta selisih dengan data pajak.
Apa itu normalisasi EBITDA?
Penyesuaian laba untuk memisahkan pos yang tidak mencerminkan usaha berjalan, misalnya biaya pribadi pemilik, gaji keluarga di atas atau di bawah pasar, dan biaya atau pendapatan tidak berulang.
Perlukah quality of earnings sebelum term sheet?
Tinjauan singkat sangat membantu untuk menetapkan kisaran harga yang realistis, walaupun due diligence penuh tetap dilakukan setelah term sheet.
PSAK apa yang paling sering berpengaruh pada valuasi perusahaan privat?
Yang sering muncul adalah PSAK 109 untuk cadangan piutang, PSAK 115 untuk pengakuan pendapatan, dan PSAK 116 untuk sewa.
Baca Juga
- Peluang untuk Investor
- Cara Investor Menemukan Target Akuisisi
- Due Diligence Investor: Apa yang Diperiksa
- Private Equity vs Utang Bank
Anda Investor atau Pembeli Strategis?
Kirim kriteria investasi Anda. Kami menyajikan peluang yang sudah disaring dan datanya siap diuji, setelah NDA. Tanpa biaya untuk investor.
Peluang untuk InvestorCek Kredit dan Pendanaan Gratis untuk Perusahaan
Hitung DSCR, plafon kredit per suku bunga dan tenor, serta jalur IPO BEI dalam 3 menit.
Mulai Hitung KAP Murah, Apakah Bijak?
Penulis
Dr. (C) Ananta W. Sasongko, S.E., M.S.A., Ak., CPA, CTT, FMVA, FPAP
CFO dan Direktur Keuangan, ex-EY. Certified Public Accountant (IAPI), FMVA® dan FPAP™ (CFI). Kandidat doktor ilmu akuntansi.