Checklist Persiapan IPO: Yang Harus Beres Sebelum Penjamin Emisi Masuk
Sebagai CFO yang sedang memimpin persiapan IPO sebuah kontraktor konstruksi, saya melihat sebagian besar waktu persiapan habis bukan di dokumen pasar modal, tetapi di pekerjaan rumah internal yang seharusnya beres lebih dulu.
1. Laporan Keuangan
- Laporan keuangan historis diaudit KAP yang terdaftar di OJK, dengan opini yang bersih.
- Kebijakan akuntansi sesuai PSAK penuh, termasuk isu yang sering rumit seperti pengakuan pendapatan kontrak (PSAK 115) dan sewa.
- Transaksi pihak berelasi teridentifikasi dan diungkapkan.
- Proses tutup buku bulanan yang stabil, karena emiten wajib melaporkan secara berkala.
2. Organ Perseroan dan GCG
- Direksi dan Dewan Komisaris sesuai ketentuan OJK, termasuk Komisaris Independen.
- Komite Audit, Sekretaris Perusahaan, dan Unit Audit Internal, lengkap dengan piagamnya.
- Kebijakan benturan kepentingan, kode etik, dan sistem pelaporan pelanggaran.
3. Pengendalian Internal
- SOP keuangan dan matriks otorisasi.
- Pemisahan fungsi pada siklus pendapatan, pembelian, kas, dan penggajian.
- Sistem akuntansi yang memadai dan jejak audit yang jelas.
4. Legal dan Korporasi
- Anggaran dasar diubah menjadi perusahaan terbuka.
- Perizinan usaha, aset, dan kontrak material rapi.
- Struktur kepemilikan dan grup yang sederhana dan dapat dijelaskan.
5. Equity Story dan Financial Model
- Proyeksi yang realistis dan dapat dipertahankan di depan penjamin emisi dan investor.
- Rencana penggunaan dana yang jelas.
- Data room yang tertata untuk due diligence.
6. Tim Kerja IPO
Penjamin emisi efek, KAP, konsultan hukum, notaris, penilai (KJPP), dan biro administrasi efek. Di sisi perusahaan, CFO menjadi koordinator utama yang menjaga semua pihak bergerak pada satu jadwal.
Kesalahan yang Paling Sering Memperlambat IPO
- Laporan keuangan historis harus disajikan ulang karena kebijakan akuntansi berubah di tengah jalan.
- Aset penting masih atas nama pemilik pribadi, bukan perusahaan.
- Transaksi dengan perusahaan lain milik keluarga tidak didokumentasikan.
- Tidak ada satu orang yang memegang master timetable, sehingga pekerjaan para profesi penunjang saling menunggu.
Perusahaan yang memulai pekerjaan ini 1–3 tahun sebelum target IPO jauh lebih siap ketika penjamin emisi masuk. Baca juga: peran CFO di perusahaan calon emiten.
Pertanyaan Umum
Kapan sebaiknya mulai persiapan IPO?
Idealnya 1–3 tahun sebelum target pencatatan, terutama untuk membenahi laporan keuangan historis yang akan diaudit dan tata kelola.
Siapa yang memimpin persiapan IPO di dalam perusahaan?
Umumnya CFO atau Direktur Keuangan, yang mengoordinasikan tim internal dengan penjamin emisi, KAP, konsultan hukum, dan profesi penunjang lainnya.

Penulis
Ananta W. Sasongko, CPA, FMVA, FPAP
CFO dan Direktur Keuangan, ex-EY. Certified Public Accountant (IAPI), FMVA® dan FPAP™ (CFI). Kandidat doktor ilmu akuntansi.