Syarat IPO di BEI 2026: Papan Utama, Papan Pengembangan, dan Papan Akselerasi
Pertanyaan pertama yang biasanya muncul saat pemilik perusahaan mulai serius memikirkan IPO adalah: perusahaan kami masuk papan yang mana, dan syarat apa yang belum terpenuhi? Jawabannya ada di Peraturan Bursa Nomor I-A tentang pencatatan saham, yang sepanjang 2026 sudah dua kali diubah oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan persetujuan OJK.
Artikel ini merangkum perubahan tersebut dan menyajikan perbandingan antarpapan. Karena angka ambang batas bisa berubah, tim FA Indonesia menandai bagian yang perlu Anda konfirmasi langsung ke BEI. Gunakan ringkasan ini sebagai peta awal, bukan pengganti teks peraturan.
Dua Tahap Perubahan Peraturan I-A Sepanjang 2026
Perubahan tahap pertama berlaku 31 Maret 2026. Fokus utamanya adalah free float: porsi saham publik minimum bagi perusahaan tercatat dinaikkan menjadi 15% dengan masa transisi bertahap sampai 2029, sementara calon emiten baru menghadapi porsi minimum berjenjang di kisaran 15% sampai 25% yang ditentukan oleh kapitalisasi pasarnya. Pada tahap ini juga diatur bahwa mulai 31 Maret 2027 penyusun laporan keuangan perusahaan tercatat perlu memiliki sertifikat kompetensi akuntansi, atau perusahaan menunjuk akuntan yang berwenang.
Perubahan tahap kedua ditetapkan melalui Keputusan Direksi BEI Nomor Kep-00152/BEI/10-2026 dan berlaku sejak 9 Oktober 2026. Pokok perubahannya:
- Persyaratan keuangan bagi calon perusahaan tercatat diperketat.
- Perusahaan di Papan Utama wajib memiliki saldo laba (tidak defisit) sebagai salah satu kriteria untuk tetap berada di papan tersebut, atau memenuhi alternatif pertumbuhan pendapatan yang ditetapkan BEI.
- Calon emiten wajib menyerahkan proyeksi keuangan lima tahun, laporan riset ekuitas, dan ringkasan permohonan pencatatan.
- Harga minimum penawaran umum tidak lagi diatur di Peraturan I-A.
- Pemegang saham di atas 5% dapat diusulkan dihitung sebagai free float bila pemilik manfaatnya investor publik dan memenuhi kriteria BEI.
Perbandingan Syarat Papan Utama, Pengembangan, dan Akselerasi
Tabel berikut menggabungkan informasi yang dapat kami verifikasi dari sumber resmi dan pemberitaan. Untuk angka yang belum dipublikasikan secara jelas setelah revisi Oktober 2026, kami menulis "cek ketentuan terbaru BEI".
| Aspek | Papan Utama | Papan Pengembangan | Papan Akselerasi |
|---|---|---|---|
| Lama beroperasi | Minimal 36 bulan berturut-turut di usaha utama yang sama | Lebih singkat dari Papan Utama; cek ketentuan terbaru BEI | Cek ketentuan terbaru BEI |
| Aset berwujud bersih (NTA) | Rujukan sebelumnya minimal Rp250 miliar sebagai salah satu alternatif; cek angka terbaru BEI | Rujukan sebelumnya minimal Rp50 miliar; cek angka terbaru BEI | Ditujukan untuk emiten skala kecil dan menengah sesuai POJK 53/POJK.04/2017 |
| Uji laba atau pendapatan | Beberapa alternatif uji keuangan, diperketat sejak 9 Oktober 2026; cek ketentuan terbaru BEI | Alternatif lebih longgar dari Papan Utama; cek ketentuan terbaru BEI | Dapat menerima perusahaan yang belum laba dengan syarat tertentu; cek ketentuan terbaru BEI |
| Laporan keuangan | Diaudit KAP terdaftar di OJK dengan opini wajar tanpa modifikasian; jumlah periode cek ketentuan terbaru BEI | Diaudit KAP terdaftar di OJK; jumlah periode cek ketentuan terbaru BEI | Diaudit KAP terdaftar di OJK; cek ketentuan terbaru BEI |
| Free float saat IPO | Berjenjang 15% sampai 25% sesuai kapitalisasi pasar | Berjenjang 15% sampai 25% sesuai kapitalisasi pasar | Cek ketentuan terbaru BEI |
| Dokumen tambahan | Proyeksi lima tahun, riset ekuitas, ringkasan permohonan | Cek ketentuan terbaru BEI | Cek ketentuan terbaru BEI |
Memilih Papan yang Realistis untuk Perusahaan Anda
Pemilihan papan sebaiknya berangkat dari angka di laporan keuangan audit, bukan dari target. Sebagai gambaran umum yang kami pakai dalam diskusi awal:
- Aset di bawah Rp25 miliar. Prioritasnya merapikan laporan keuangan dan pajak lebih dulu. Layanan seperti screening akuntan di CariAkuntan bisa menjadi langkah awal.
- Aset Rp25 miliar ke atas. Umumnya sudah cocok untuk segmen kredit komersial bank, yang sering menjadi jembatan pendanaan sebelum IPO.
- Aset bersih di atas Rp50 miliar selama beberapa tahun berturut-turut. Mulai relevan untuk investor institusi dan pembahasan IPO, dengan tetap memeriksa uji keuangan yang berlaku.
Untuk menguji posisi perusahaan secara cepat, Anda bisa memakai cek kelayakan IPO kami.
Syarat Nonkeuangan yang Sering Terlupa
Banyak calon emiten fokus pada angka, padahal hal berikut sering memperlambat proses:
- Tata kelola. Komisaris independen, komite audit, sekretaris perusahaan, dan unit audit internal perlu dibentuk dan berjalan, bukan sekadar ada di akta.
- Kualitas tim keuangan. Ketentuan sertifikasi penyusun laporan keuangan membuat peran CFO yang siap IPO semakin penting.
- Proyeksi lima tahun. Proyeksi kini menjadi dokumen wajib, sehingga asumsinya harus bisa dipertanggungjawabkan di depan bursa dan investor.
- Legalitas. Izin usaha, aset, dan transaksi pihak berelasi perlu bersih sebelum uji tuntas hukum.
Daftar lengkapnya ada di checklist persiapan IPO.
Peran Tim FA Indonesia dalam Persiapan
FA Indonesia bukan penjamin emisi dan bukan perusahaan efek, sehingga kami tidak menawarkan saham. Peran kami ada di sisi perusahaan: memetakan celah terhadap syarat pencatatan, merapikan laporan keuangan dan proyeksi, menyiapkan tata kelola, lalu membantu perusahaan berdialog dengan penjamin emisi, KAP, dan konsultan hukum. Rincian pendekatan kami ada di halaman konsultan persiapan IPO.
Jika Anda sedang menimbang IPO dalam dua sampai tiga tahun ke depan, ceritakan kondisi perusahaan Anda kepada kami. Diskusi awal gratis, dan kami akan menyampaikan secara terbuka bila perusahaan lebih cocok menempuh jalur pendanaan lain lebih dulu.
Pertanyaan Umum
Kapan revisi terakhir Peraturan I-A BEI berlaku?
Revisi tahap kedua ditetapkan melalui Kep-00152/BEI/10-2026 dan berlaku sejak 9 Oktober 2026. Revisi tahap pertama tentang free float berlaku 31 Maret 2026.
Berapa free float minimum untuk IPO di BEI?
Untuk calon emiten, porsi minimum berjenjang di kisaran 15% sampai 25% tergantung kapitalisasi pasar. Perusahaan tercatat wajib mencapai minimal 15% dengan masa transisi sampai 2029.
Apakah perusahaan yang belum laba bisa IPO?
Bisa pada papan dan alternatif uji tertentu, tetapi syaratnya diperketat sejak Oktober 2026. Cek ketentuan terbaru BEI dan diskusikan dengan penjamin emisi.
Apa dokumen baru yang wajib disiapkan calon emiten?
Proyeksi keuangan lima tahun setelah pencatatan, laporan riset ekuitas, dan ringkasan permohonan pencatatan.
Apakah FA Indonesia bisa menjadi penjamin emisi?
Tidak. FA Indonesia bukan perusahaan efek. Kami membantu persiapan internal perusahaan dan koordinasi dengan profesi penunjang.
Baca Juga
- Konsultan Persiapan IPO
- Checklist Persiapan IPO
- Cara Memilih CFO untuk IPO
- Private Equity vs Utang Bank
Sumber
- EmitenNews: Revisi Terbaru Peraturan Pencatatan Saham dan IPO di BEI
- Katadata: BEI Perketat Syarat IPO, Emiten Kini Wajib Penuhi Kriteria Keuangan
- Fortune IDN: BEI Perketat Syarat IPO Mulai 9 Oktober
- TICMI: Perubahan Peraturan BEI Nomor I-A 2026
- BCA Sekuritas: BEI Resmi Rilis Aturan Free Float bagi Calon Emiten
- Warta Ekonomi: Aturan Main IPO Berubah, Free Float hingga 25%
- Kontan: BEI Menawarkan Papan Akselerasi ke Perusahaan Beraset Mini
Cek Kredit dan Pendanaan Gratis untuk Perusahaan
Hitung DSCR, plafon kredit per suku bunga dan tenor, serta jalur IPO BEI dalam 3 menit.
Mulai Hitung KAP Murah, Apakah Bijak?
Penulis
Dr. (C) Ananta W. Sasongko, S.E., M.S.A., Ak., CPA, CTT, FMVA, FPAP
CFO dan Direktur Keuangan, ex-EY. Certified Public Accountant (IAPI), FMVA® dan FPAP™ (CFI). Kandidat doktor ilmu akuntansi.