KJA vs KAP: Perbedaan Kantor Jasa Akuntan dan Kantor Akuntan Publik, dan Kapan Perusahaan Membutuhkan Keduanya
Pertanyaan ini hampir selalu muncul ketika pemilik usaha mulai serius merapikan keuangannya: laporan keuangan saya sebaiknya dikerjakan Kantor Jasa Akuntan (KJA) atau Kantor Akuntan Publik (KAP)? Keduanya sama-sama diisi akuntan, sama-sama berizin Kementerian Keuangan, tetapi pekerjaannya berbeda. Salah pilih biasanya tidak fatal, hanya membuang waktu dan biaya, karena pada akhirnya perusahaan tetap harus kembali ke pihak yang tepat.
Perbedaan Pokok dalam Satu Kalimat
KJA menyusun dan merapikan angka; KAP memberi keyakinan atas angka yang sudah disusun. Yang pertama disebut jasa non-asurans, yang kedua jasa asurans. Satu kantor tidak boleh mengerjakan keduanya untuk klien yang sama, karena tidak mungkin seseorang memeriksa pekerjaannya sendiri.
Kantor Jasa Akuntan (KJA)
KJA didirikan oleh Akuntan Berpraktik, yaitu akuntan pemegang Chartered Accountant (CA) yang terdaftar sebagai Akuntan Beregister dan memperoleh izin dari Menteri Keuangan melalui PPPK. Dasarnya PMK Nomor 216/PMK.01/2017 tentang Akuntan Beregister. Jasa yang boleh diberikan KJA antara lain:
- Pembukuan dan penyusunan laporan keuangan (jasa kompilasi).
- Akuntansi manajemen, penganggaran, dan laporan untuk pengambilan keputusan internal.
- Konsultasi manajemen dan sistem akuntansi, termasuk penyiapan bagan akun dan implementasi software.
- Perpajakan, dari perhitungan sampai pelaporan.
- Prosedur yang disepakati atas informasi keuangan tertentu.
Yang tidak boleh dilakukan KJA: audit, reviu, dan jasa asurans lainnya. Laporan keuangan yang keluar dari KJA disebut laporan kompilasi, disertai pernyataan bahwa akuntan tidak memberikan opini atau keyakinan apa pun atas angka di dalamnya. Tanggung jawab atas isi laporan tetap pada manajemen.
Kantor Akuntan Publik (KAP)
KAP dipimpin Akuntan Publik (AP), pemegang sertifikat CPA yang lulus ujian IAPI, memenuhi pengalaman, dan memperoleh izin AP dari Menteri Keuangan berdasarkan UU Nomor 5 Tahun 2011 tentang Akuntan Publik. Jasa intinya adalah asurans:
- Audit atas laporan keuangan historis, menghasilkan opini auditor.
- Reviu atas laporan keuangan, menghasilkan keyakinan terbatas.
- Asurans lainnya, misalnya pemeriksaan atas proyeksi atau pengendalian internal.
KAP juga boleh memberikan jasa non-asurans seperti konsultasi pajak dan kompilasi, tetapi tidak untuk klien yang diauditnya, demi menjaga independensi.
Tabel Perbandingan
| KJA | KAP | |
|---|---|---|
| Dipimpin oleh | Akuntan Berpraktik (CA, Akuntan Beregister) | Akuntan Publik (CPA, izin AP) |
| Dasar hukum | PMK 216/PMK.01/2017 | UU 5/2011 dan peraturan turunannya |
| Jasa utama | Pembukuan, kompilasi, pajak, konsultasi manajemen | Audit, reviu, asurans lainnya |
| Hasil akhir | Laporan keuangan kompilasi (tanpa opini) | Laporan auditor independen (dengan opini) |
| Tingkat keyakinan | Tidak ada | Memadai (audit) atau terbatas (reviu) |
| Pengawas profesi | IAI dan PPPK Kemenkeu | IAPI dan PPPK Kemenkeu |
| Biasanya dipakai untuk | Pelaporan rutin, SPT, kredit kecil dan menengah | Kredit besar, tender, investor, IPO, kewajiban UU |
Kapan Perusahaan Cukup Memakai KJA
Pada tahap ini pekerjaan utamanya adalah membuat laporan keuangan ada dan benar. Banyak perusahaan dengan omzet puluhan miliar ternyata belum punya laporan keuangan yang utuh; yang ada hanya rekap bank dan catatan pajak. KJA cocok ketika:
- Perusahaan belum wajib audit dan belum ada pihak luar yang meminta laporan audit.
- Pembukuan tertinggal beberapa bulan atau beberapa tahun dan perlu ditutup kembali.
- Pemilik ingin laporan bulanan yang bisa dibaca, bukan hanya laporan tahunan untuk SPT.
- Pengajuan kredit dengan nilai yang masih di bawah ambang yang disyaratkan bank untuk laporan audit.
Kapan Perusahaan Harus ke KAP
- Bank mensyaratkan laporan keuangan audit, yang umum diminta untuk fasilitas dengan nilai tertentu; kebijakan ambangnya berbeda tiap bank.
- Perusahaan terbuka, atau yang akan IPO, wajib menyampaikan laporan keuangan yang diaudit.
- Ketentuan undang-undang, misalnya perseroan dengan aset atau peredaran usaha di atas batas tertentu, perusahaan yang menghimpun dana masyarakat, atau BUMN dan BUMD.
- Investor, mitra usaha, atau pemberi hibah memintanya sebagai syarat.
- Tender atau kualifikasi proyek yang mensyaratkan laporan audit.
Mengapa Keduanya Sering Dibutuhkan Bersamaan
Auditor tidak menyusun laporan keuangan klien. Sebelum KAP masuk, laporan keuangan harus sudah jadi, lengkap dengan buku besar, rekonsiliasi, dan daftar pendukung. Di titik inilah KJA berperan: menyiapkan laporan yang siap diaudit, menjawab permintaan dokumen auditor, dan membantu manajemen memahami temuan. Dari pengalaman mendampingi audit di berbagai perusahaan, laporan yang disiapkan dengan rapi oleh akuntan memangkas waktu audit secara nyata dan mengurangi penyesuaian yang membuat pemilik terkejut di akhir.
Urutan yang sehat biasanya begini: KJA merapikan pembukuan dan menyusun laporan sesuai standar (SAK EMKM, SAK EP, atau PSAK), lalu KAP mengaudit laporan tersebut. Perusahaan yang sedang menuju IPO menjalani urutan ini sampai tiga tahun buku berturut-turut.
Cara Memeriksa Legalitas KJA dan KAP
- KJA: cek nama Akuntan Berpraktik dan kantornya di direktori KJA Ikatan Akuntan Indonesia (kja.iaiglobal.or.id). Pastikan nomor izin KJA tercantum di proposal dan laporan.
- KAP: cek izin AP dan KAP di laman PPPK Kementerian Keuangan dan direktori IAPI. Untuk audit emiten, KAP juga harus terdaftar di OJK.
- Minta contoh laporan dan surat perikatan. Laporan kompilasi yang benar selalu memuat pernyataan tidak memberikan keyakinan; laporan audit selalu memuat opini dan tanda tangan AP.
Soal Biaya
Jasa KJA umumnya dihitung per bulan atau per tahun buku, mengikuti volume transaksi dan kondisi awal pembukuan. Jasa audit dihitung per perikatan dan dipengaruhi ukuran perusahaan, kompleksitas, dan kesiapan dokumen. Laporan yang sudah rapi dari KJA biasanya menurunkan biaya audit karena jam kerja auditor berkurang. Gambaran biayanya ada di artikel biaya jasa penyusunan laporan keuangan.
Posisi FA Indonesia
FA Indonesia bekerja berdampingan dengan KJA Farhani K.N. untuk pembukuan dan kompilasi laporan keuangan, serta berafiliasi dengan KAP mitra untuk kebutuhan audit. Dengan begitu perusahaan cukup berhubungan dengan satu tim, dari laporan keuangan sampai laporan audit terbit, tanpa melanggar batas independensi antara penyusun dan pemeriksa.
Pertanyaan Umum
Apakah KJA boleh mengaudit laporan keuangan?
Tidak. Audit dan reviu adalah jasa asurans yang hanya boleh diberikan Akuntan Publik melalui KAP.
Apakah laporan keuangan dari KJA diterima bank?
Diterima untuk banyak fasilitas kredit, terutama yang nilainya belum mencapai ambang laporan audit di bank tersebut. Bank biasanya tetap meminta rekening koran, SPT, dan dokumen pendukung lain.
Apa itu Akuntan Berpraktik?
Akuntan Beregister pemegang CA yang memperoleh izin dari Menteri Keuangan untuk memberikan jasa akuntansi kepada publik melalui Kantor Jasa Akuntan.
Bisakah satu kantor mengerjakan pembukuan sekaligus audit?
Tidak untuk klien yang sama. Penyusun dan pemeriksa harus pihak yang berbeda agar independensi terjaga.

Penulis
Ananta W. Sasongko, CPA, FMVA, FPAP
CFO dan Direktur Keuangan, ex-EY. Certified Public Accountant (IAPI), FMVA® dan FPAP™ (CFI). Kandidat doktor ilmu akuntansi.