Jual RSIA: Apa yang Dinilai Pembeli dari Rumah Sakit Ibu dan Anak
Rumah sakit ibu dan anak punya pasar yang jelas, tetapi juga sensitif terhadap angka kelahiran dan persaingan. Karena itu pembeli RSIA melihat hal yang sedikit berbeda dibanding pembeli RS umum. Memahami sudut pandang ini membantu pemilik RSIA menyiapkan data yang tepat dan menetapkan harga yang wajar.
Indikator yang Paling Dicek Pembeli RSIA
| Indikator | Yang Ingin Dilihat Pembeli |
|---|---|
| Jumlah persalinan per bulan | Tren 3 tahun, porsi sesar dan normal, porsi BPJS dan umum |
| Dokter obgyn dan anak | Berapa dokter tetap, berapa yang praktik di tempat lain, sisa kontrak |
| Perinatologi dan NICU | Ada atau tidak, kapasitas, dan tingkat pemakaian |
| Rawat jalan anak dan imunisasi | Kunjungan per bulan sebagai sumber rujukan rawat inap |
| BOR | Tingkat isian tempat tidur dan lama rawat rata-rata |
| Kerja sama BPJS dan asuransi | Status kontrak, akreditasi, dan klaim yang tertunda |
Ketergantungan pada Dokter Kunci
Di banyak RSIA, sebagian besar persalinan datang dari dua atau tiga dokter obgyn. Bila salah satunya pindah, pendapatan bisa turun tajam. Pembeli biasanya meminta kontrak jangka panjang dengan dokter kunci sebagai syarat closing, atau menahan sebagian harga sampai periode tertentu. Menyiapkan kesepakatan ini sejak awal membuat posisi penjual lebih kuat.
Cara Menghitung Harga RSIA
Prinsipnya sama dengan RS lain: EBITDA yang dinormalkan dikali multiple, dibandingkan dengan nilai aset, lalu dikurangi utang bank. Bedanya, nilai aset per tempat tidur RSIA biasanya lebih rendah dari RS umum karena alat kesehatannya lebih terbatas, kecuali RSIA dengan NICU dan kamar operasi yang lengkap.
Untuk angka awal dengan data RSIA Anda, pilih jenis "RS Ibu dan Anak" di Kalkulator Valuasi Rumah Sakit. Penjelasan metode yang lebih rinci ada di Harga Jual Rumah Sakit: Cara Menghitung.
Siapa Pembeli RSIA
- Grup rumah sakit yang ingin menambah layanan ibu dan anak di kota baru.
- Kelompok dokter obgyn dan anak yang ingin memiliki rumah sakit sendiri.
- Investor yang melihat peluang alih fungsi RSIA menjadi RS umum, memanfaatkan lahan dan izin yang sudah ada.
Opsi alih fungsi ke RS umum sering menaikkan minat pembeli, tetapi juga butuh perizinan dan investasi tambahan. Pembeli akan memperhitungkannya dalam harga.
Data Awal yang Perlu Disiapkan Penjual
- Profil RSIA: kelas, jumlah tempat tidur, akreditasi, kerja sama BPJS, tahun berdiri.
- Laporan keuangan 3 tahun terakhir dan tahun berjalan.
- Data operasional: persalinan, kunjungan rawat jalan, BOR, porsi BPJS dan umum.
- Struktur kepemilikan, porsi saham yang dijual, status lahan dan gedung, posisi utang bank.
- Harga yang diharapkan dan target waktu transaksi.
Data ini cukup untuk tahap penjajakan. Data rinci dibuka di data room setelah calon pembeli menandatangani NDA.
Bagaimana FA Indonesia Membantu
Tim FA Indonesia mendampingi pemilik RS dan RSIA dari sisi penjual: valuasi, teaser, data room, penawaran ke calon pembeli setelah NDA, sampai closing, bersama KAP dan KJPP mitra untuk audit dan penilaian. Layanan menjangkau seluruh Indonesia secara daring dan kunjungan. Lihat Konsultan Rumah Sakit dan listing Rumah Sakit Dijual.
Pertanyaan Umum
Apa yang paling dinilai pembeli dari RSIA?
Tren jumlah persalinan, ketergantungan pada dokter obgyn dan anak kunci, keberadaan perinatologi atau NICU, BOR, serta status kerja sama BPJS.
Apakah RSIA bisa dialihfungsikan menjadi RS umum?
Bisa, dengan memenuhi persyaratan perizinan dan sarana RS umum. Pembeli biasanya memperhitungkan biaya dan waktu alih fungsi dalam penawarannya.
Apakah dokter kunci harus ikut kontrak saat RSIA dijual?
Tidak wajib, tetapi pembeli hampir selalu memintanya karena pendapatan RSIA sering bergantung pada beberapa dokter. Kontrak jangka panjang dengan dokter kunci menaikkan nilai jual.
Baca Juga
- Kalkulator Valuasi Rumah Sakit
- Harga Jual Rumah Sakit: Cara Menghitung
- Menjual Rumah Sakit: Persiapan Sisi Penjual
- Rumah Sakit Dijual
Cek Kredit dan Pendanaan Gratis untuk Perusahaan
Hitung DSCR, plafon kredit per suku bunga dan tenor, serta jalur IPO BEI dalam 3 menit.
Mulai Hitung KAP Murah, Apakah Bijak?
Penulis
Dr. (C) Ananta W. Sasongko, S.E., M.S.A., Ak., CPA, CTT, FMVA, FPAP
CFO dan Direktur Keuangan, ex-EY. Certified Public Accountant (IAPI), FMVA® dan FPAP™ (CFI). Kandidat doktor ilmu akuntansi.