Ekosistem FA:FA Indonesia Kredit, Investor, IPOCari Akuntan KAP, KJA, PajakUpdate SAK Standar Akuntansi
Logo FA Indonesia Logo FA Indonesia FA Indonesia FA Indonesia

Eksplor · Rumah Sakit

Harga Jual Rumah Sakit: Cara Menghitung, Contoh Angka, dan Faktor Penentunya

Oleh Dr. (C) Ananta W. Sasongko, S.E., M.S.A., Ak., CPA, CTT, FMVA, FPAP · 30 Oktober 2026 · 7 menit baca

Pertanyaan pertama hampir setiap pemilik RS yang ingin menjual adalah "RS saya laku berapa?". Angkanya tidak bisa ditebak dari harga tanah saja, tetapi juga tidak serumit yang dibayangkan. Pembeli RS di Indonesia umumnya memakai dua pendekatan, lalu mengambil yang paling masuk akal.

Pendekatan 1: EBITDA Dikali Multiple

EBITDA adalah laba sebelum bunga, pajak, penyusutan, dan amortisasi. Angka ini menunjukkan kemampuan RS menghasilkan kas dari operasi. Pembeli mengalikan EBITDA dengan multiple transaksi, yang untuk RS swasta skala daerah biasanya berada di kisaran satu digit, lebih tinggi untuk RS dengan BPJS aktif, akreditasi Paripurna, dan pertumbuhan pasien yang jelas.

Sebelum dikalikan, pembeli menormalkan EBITDA: gaji pemilik disesuaikan ke harga pasar, biaya pribadi dikeluarkan, dan pendapatan atau biaya yang hanya terjadi sekali dihapus. Hasilnya sering lebih rendah dari angka di laporan internal.

Pendekatan 2: Nilai Aset

Nilai aset dihitung dari tanah, gedung, dan alat kesehatan, idealnya dari laporan penilaian KJPP. Pendekatan ini menjadi batas bawah, terutama untuk RS yang EBITDA-nya kecil atau sedang terganggu. Untuk RS di gedung sewa, nilai aset jauh lebih kecil, sehingga harga sangat bergantung pada sisa masa sewa.

Dari Nilai Perusahaan ke Harga Saham

Nilai perusahaan (enterprise value) belum sama dengan harga yang Anda terima. Utang bank dikurangkan, kas ditambahkan, lalu hasilnya dikalikan porsi saham yang dijual.

Contoh Perhitungan (Ilustrasi)

KomponenContoh RSIA 80 TT
Pendapatan setahunRp40 miliar
EBITDA setelah normalisasiRp6 miliar
Multiple (BPJS aktif, akreditasi Utama)5 sampai 8 kali
Nilai dari pendekatan pendapatanRp30 sampai 48 miliar
Nilai aset (estimasi)Rp38 sampai 54 miliar
Utang bankRp10 miliar
Indikasi nilai 100% sahamRp28 sampai 44 miliar

Angka di atas hanya ilustrasi. Untuk menghitung dengan data RS Anda sendiri, gunakan Kalkulator Valuasi Rumah Sakit. Hasilnya langsung muncul dan menunjukkan faktor yang menaikkan atau menurunkan harga.

Faktor yang Paling Menggeser Harga

  • Status kerja sama BPJS. Sebagian besar pembeli mencari RS yang sudah bekerja sama dengan BPJS karena volume pasiennya terjamin. RS yang kerja samanya diputus hampir selalu dihargai mendekati nilai aset. Baca RS Putus Kerja Sama BPJS: Masih Bisa Dijual?
  • Akreditasi dan izin. Akreditasi Paripurna dan izin yang lengkap mempercepat langkah pembeli setelah closing.
  • Kepemilikan lahan dan gedung. Lahan milik sendiri memberi nilai lantai yang jelas.
  • Kualitas laporan keuangan. Laporan yang sudah diaudit KAP mengurangi diskon risiko. Bila belum, audit atau financial due diligence sebelum ditawarkan sering kali sepadan biayanya.
  • Ketergantungan pada dokter tertentu. Bila pendapatan bergantung pada satu atau dua dokter spesialis, pembeli akan meminta kontrak jangka panjang dengan dokter tersebut.

Kesalahan yang Sering Membuat Harga Turun

Menawarkan RS ke banyak pihak tanpa NDA, menyebut harga sebelum data siap, dan menyembunyikan masalah yang pasti ditemukan saat due diligence. Ketiganya membuat pembeli menurunkan penawaran atau mundur di tengah jalan.

Bagaimana FA Indonesia Membantu

Tim FA Indonesia mendampingi pemilik RS dari sisi penjual: menghitung valuasi, menyusun teaser dan data room, menawarkan ke investor setelah NDA, sampai negosiasi dan closing. Pengalaman kami termasuk mendampingi akuisisi tiga rumah sakit di Jawa Tengah dan pendanaan investor untuk grup rumah sakit. Lihat Konsultan Rumah Sakit atau Jasa Valuasi Usaha.

Pertanyaan Umum

Bagaimana cara menghitung harga jual rumah sakit?

Dengan pendekatan pendapatan (EBITDA yang sudah dinormalkan dikali multiple) dan pendekatan aset (tanah, gedung, alat). Nilai perusahaan dikurangi utang bank dan dikali porsi saham yang dijual.

Berapa multiple EBITDA untuk rumah sakit swasta?

Untuk RS swasta skala daerah umumnya di kisaran satu digit. Multiple lebih tinggi untuk RS dengan BPJS aktif, akreditasi Paripurna, lahan milik sendiri, dan pertumbuhan pasien yang jelas.

Apakah perlu laporan KJPP sebelum menjual RS?

Tidak wajib di tahap awal, tetapi laporan KJPP atau appraisal bank membuat nilai aset lebih kuat saat negosiasi dan biasanya diminta saat due diligence.

Apakah harga jual sudah termasuk utang bank?

Belum. Utang bank dikurangkan dari nilai perusahaan, kecuali disepakati pembeli melunasi utang saat closing sebagai bagian dari harga.

Baca Juga

Cek Kredit dan Pendanaan Gratis untuk Perusahaan

Hitung DSCR, plafon kredit per suku bunga dan tenor, serta jalur IPO BEI dalam 3 menit.

Mulai Hitung KAP Murah, Apakah Bijak?
Dr. (C) Ananta W. Sasongko, S.E., M.S.A., Ak., CPA, CTT, FMVA, FPAP

Penulis

Dr. (C) Ananta W. Sasongko, S.E., M.S.A., Ak., CPA, CTT, FMVA, FPAP

CFO dan Direktur Keuangan, ex-EY. Certified Public Accountant (IAPI), FMVA® dan FPAP™ (CFI). Kandidat doktor ilmu akuntansi.

Mau Ajukan Kredit Bank atau Cari Investor?

Kami cek dulu rasio dan laporan keuangan perusahaan Anda, supaya pengajuan tidak ditolak dan biaya audit tidak terbuang. Diskusi awal gratis.

Konsultasi Kredit via WhatsAppLihat Layanan Kredit BankScreening Rasio Gratis

Artikel Lainnya

Rumah SakitMenghitung Tarif Layanan Klinik dan Rumah Sakit dari Unit CostBaca SelengkapnyaRumah SakitMenjual Rumah Sakit: Persiapan Sisi Penjual agar Harga OptimalBaca SelengkapnyaRumah SakitJual RSIA (Rumah Sakit Ibu dan Anak): Yang Dinilai PembeliBaca SelengkapnyaRumah SakitCara Menghitung Unit Cost Rumah Sakit: Distribusi Ganda dan ContohBaca Selengkapnya
Logo KAP DHN & RekanKAP DHN & Rekan · Kantor Akuntan Publik Mitra, Terdaftar OJKChat WhatsApp
Logo KJA Farhani K.N.KJA Farhani K.N. · Kantor Jasa Akuntansi, Izin 232/KM.1PPPK/2020Chat WhatsApp