Laporan Keuangan Berantakan: Cara Merapikan dalam 30 Hari
Banyak usaha berjalan bertahun-tahun dengan catatan keuangan seadanya. Ada yang di buku tulis, ada yang di Excel yang berbeda-beda, ada yang hanya mengandalkan mutasi rekening. Selama usaha lancar, ini terasa cukup.
Masalah muncul saat bank, investor, atau kantor pajak meminta laporan keuangan. Kabar baiknya, laporan yang berantakan bisa dirapikan secara bertahap. Berikut rencana 30 hari yang bisa Anda ikuti.
Tanda Laporan Keuangan Anda Berantakan
- Saldo kas di catatan tidak sama dengan saldo di rekening bank.
- Omzet di laporan berbeda dengan yang dilaporkan di SPT.
- Piutang dan utang tidak jelas milik siapa dan sejak kapan.
- Aset tetap tidak punya daftar dan tidak pernah disusutkan.
- Uang pribadi dan uang perusahaan bercampur.
- Laporan baru dibuat setahun sekali, menjelang SPT.
Rencana 30 Hari Merapikan Laporan Keuangan
| Waktu | Fokus | Hasil |
|---|---|---|
| Minggu 1 | Kumpulkan rekening koran, nota, faktur, kontrak, SPT | Semua data ada di satu folder |
| Minggu 2 | Catat ulang transaksi dan cocokkan dengan rekening koran | Saldo kas dan bank sesuai |
| Minggu 3 | Rapikan piutang, utang, stok, dan daftar aset tetap | Saldo neraca bisa dijelaskan |
| Minggu 4 | Susun neraca, laba rugi, arus kas, lalu review | Laporan keuangan siap dipakai |
Rencana ini cocok untuk usaha dengan transaksi yang belum terlalu banyak. Untuk usaha besar atau beberapa tahun yang belum dibukukan, waktunya bisa lebih panjang.
Detail Pekerjaan Tiap Minggu
Minggu 1. Unduh rekening koran semua rekening yang dipakai usaha, termasuk rekening pribadi yang ikut menerima pembayaran pelanggan. Kumpulkan nota pembelian, faktur penjualan, kontrak sewa, dan perjanjian utang. Simpan dalam folder per bulan.
Minggu 2. Masukkan transaksi ke satu file atau satu software. Setiap baris rekening koran harus punya pasangan catatan. Transaksi yang tidak jelas ditandai dulu, lalu ditanyakan ke pemilik atau staf.
Minggu 3. Buat daftar piutang per pelanggan dan utang per pemasok. Hitung stok fisik di akhir bulan. Susun daftar aset tetap dengan tanggal beli dan harga perolehan, lalu hitung penyusutannya.
Minggu 4. Susun laporan keuangan, lalu review: apakah laba masuk akal dibanding tahun lalu, apakah saldo kas sama dengan bank, apakah omzet sejalan dengan SPT. Selisih yang besar harus bisa dijelaskan.
Tips Agar Tidak Kembali Berantakan
- Pakai satu rekening khusus untuk usaha.
- Catat transaksi setiap hari atau minimal setiap minggu.
- Tutup buku setiap bulan dan cocokkan saldo bank.
- Simpan bukti transaksi secara digital dengan nama file yang rapi.
Setelah 30 hari, jangan berhenti. Laporan yang sudah rapi perlu dijaga dengan tutup buku bulanan. Jika setiap bulan saldo bank dicocokkan dan transaksi dicatat tepat waktu, laporan akhir tahun tinggal dirangkum dan siap dipakai kapan saja bank meminta.
Pilih Standar Akuntansi yang Sesuai
Laporan keuangan disusun berdasarkan standar. Usaha mikro, kecil, dan menengah bisa memakai SAK EMKM. Entitas tanpa akuntabilitas publik memakai SAK EP, yang berlaku sejak 1 Januari 2025 menggantikan SAK ETAP. Perusahaan yang lebih besar atau berencana IPO umumnya memakai PSAK.
Memilih standar yang tepat sejak awal membuat laporan Anda lebih mudah dibaca bank dan auditor. Ringkasan tiap standar dan perubahannya bisa Anda baca di Update SAK. Perbandingan singkat ada di artikel SAK EMKM vs SAK EP.
Kerjakan Sendiri atau Pakai Jasa
Jika transaksi masih sederhana, Anda bisa mulai sendiri dengan template. Jika sudah ada beberapa cabang, stok besar, atau utang bank, sebaiknya dibantu akuntan. Sebagai gambaran umum:
| Posisi Usaha | Langkah yang Biasanya Tepat |
|---|---|
| Aset di bawah Rp25 miliar | Rapikan laporan keuangan dan pajak dulu |
| Aset Rp25 miliar ke atas | Siap dibawa ke segmen kredit komersial bank |
| Aset bersih di atas Rp50 miliar berturut-turut | Mulai relevan untuk investor institusi dan IPO |
Untuk usaha dengan aset di bawah Rp25 miliar, merapikan laporan keuangan adalah langkah pertama sebelum mengajukan dana besar. Anda bisa mencari akuntan atau KJA yang cocok di kota Anda lewat Cari Akuntan.
Bagaimana Tim FA Indonesia Membantu
Tim FA Indonesia bersama mitra KJA membantu merapikan pembukuan, termasuk untuk usaha yang beberapa tahun belum punya laporan keuangan, melalui layanan jasa penyusunan laporan keuangan. Untuk yang ingin mencoba sendiri, tersedia app FA Jupiter untuk menyusun laporan keuangan dari data transaksi.
Setelah laporan rapi, Anda bisa melanjutkan ke Cek Kredit gratis untuk melihat gambaran kapasitas pinjaman. Ceritakan kondisi pembukuan Anda kepada tim FA Indonesia lewat WhatsApp, tanpa perlu malu jika masih berantakan.
Pertanyaan Umum
Berapa lama merapikan laporan keuangan yang berantakan?
Untuk usaha dengan transaksi sederhana, sekitar satu bulan bisa cukup. Jika beberapa tahun belum dibukukan atau transaksinya banyak, waktunya lebih panjang.
Apa langkah pertama merapikan laporan keuangan?
Kumpulkan semua data dalam satu folder: rekening koran, nota, faktur, kontrak, dan SPT. Lalu cocokkan transaksi dengan rekening koran.
Standar apa yang dipakai usaha kecil?
Usaha mikro, kecil, dan menengah dapat memakai SAK EMKM. Entitas tanpa akuntabilitas publik yang lebih besar memakai SAK EP.
Apakah laporan yang dirapikan bisa dipakai untuk kredit bank?
Bisa, asalkan angkanya konsisten dengan rekening koran dan SPT. Untuk plafon besar, bank bisa meminta laporan yang sudah diaudit KAP.
Baca Juga
- Laporan Keuangan untuk Kredit Bank
- Contoh Laporan Keuangan UMKM
- Biaya Jasa Penyusunan Laporan Keuangan
- Cara Memisahkan Uang Pribadi dan Perusahaan
Sumber

Penulis
Dr. (C) Ananta W. Sasongko, S.E., M.S.A., Ak., CPA, CTT, FMVA, FPAP
CFO dan Direktur Keuangan, ex-EY. Certified Public Accountant (IAPI), FMVA® dan FPAP™ (CFI). Kandidat doktor ilmu akuntansi.